Taekwondo Challenge 2026 di Belitung Angkat Sport Tourism, 600 Atlet Siap Tanding

Taekwondo Challenge 2026 di Belitung Angkat Sport Tourism, 600 Atlet Siap Tanding

Kejuaraan Laskar Pelangi Sport Tourism Taekwondo Challenge 2026 Piala Prof Dr Yusril Ihza Mahendra siap digelar di Tanjung Kelayang, Belitung-Istimewa-

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.IDTaekwondo Challenge 2026 di Belitung angkat sport tourism dengan melibatkan 600 atlet dari berbagai daerah.

Kejuaraan ini menjadi momentum strategis memadukan olahraga prestasi dengan promosi destinasi wisata unggulan Belitung, Negeri Laskar Pelangi.

Event bertajuk Laskar Pelangi Sport Tourism Taekwondo Challenge 2026 Piala Prof Dr Yusril Ihza Mahendra ini akan digelar di Pondopo Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk.

Ketua panitia pelaksana Disa Aryandi mengatakan, pertandingan bakal berlangsung selama dua hari pada 25 hingga 26 April 2026.

BACA JUGA:Hari Kartini 2026, Anggota DPRD Babel Soroti Peran Perempuan dan Tingginya Kasus Kekerasan

Sebanyak 600 atlet dipastikan siap bertanding dengan berasal dari Pulau Belitung, Bangka, Sumatera Selatan, hingga kota besar seperti Bandung dan Jakarta.

"Tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme besar terhadap olahraga taekwondo sekaligus potensi Belitung sebagai tuan rumah event regional," katanya, Rabu 22 April 2026.

Menurut Disa yang juga atlet Taekwondo Belitung, konsep sport tourism menjadi kekuatan utama dalam kejuaraan tersebut.

Panitia memadukan pertandingan olahraga dengan promosi keindahan destinasi wisata Belitung yang terkenal dengan pantai dan lanskap granitnya.

BACA JUGA:Puluhan Ponton Tambang Timah Ilegal di Belitung Dibakar, Ini Respons Kapolres

"Ada beragam kategori yang akan dipertandingkan mulai dari super kids, pra cadet, cadet, junior, hingga senior," jelas Disa.

Selain itu, nomor poomsae dan freestyle turut menjadi daya tarik karena menonjolkan teknik, ketepatan gerakan, serta kreativitas para atlet.

Disa menambahkan, kejuaraan ini menjadi wadah penting bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan. Event ini juga memberikan pengalaman bertanding sekaligus memperluas jejaring antar daerah.

“Kejuaraan tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar atlet dan klub. Kami ingin memperkenalkan Belitung sebagai destinasi sport tourism yang menarik,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: