BRIvolution Reignite Makin Kencang, BRI Perkuat Peran Danantara Dorong Ekonomi Nasional
Ilustrasi: Transformasi BRIvolution Reignite Makin Akseleratif, BRI Dorong Ekonomi Nasional--Foto: BRI
JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Transformasi BRIvolution Reignite mulai menunjukkan dampak yang semakin luas. Program ini tidak hanya memperkuat bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, tetapi juga memperbesar kontribusi perseroan terhadap perekonomian nasional.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI terus mengarahkan transformasinya untuk membangun pertumbuhan yang lebih sehat dan memperkuat fundamental perusahaan.
Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperbesar manfaat bagi masyarakat melalui penguatan bisnis inti, optimalisasi pendanaan, pembiayaan sektor produktif, serta dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan BRIvolution Reignite menjadi kerangka utama perseroan dalam menjalankan transformasi secara menyeluruh.
Menurutnya, transformasi tersebut tidak sekadar mengejar pertumbuhan bisnis. BRI juga ingin memastikan pertumbuhan yang dicapai menghasilkan nilai tambah berkelanjutan bagi negara, masyarakat, pemegang saham, nasabah, dan pemangku kepentingan lainnya.
BACA JUGA:Dua Dekade Bertahan, UMKM Gula Merah Sumenep Tumbuh Berkat KUR BRI
"BRIvolution Reignite dirancang untuk memastikan BRI mampu tumbuh semakin sehat, efisien, dan berdaya saing, sekaligus tetap konsisten menjalankan perannya sebagai bank yang berpihak pada ekonomi kerakyatan. Transformasi ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan value creation yang semakin besar sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia," ujar Hery.
Dua Pilar Jadi Penggerak Transformasi BRI
BRIvolution Reignite dibangun melalui dua pilar utama yang kemudian diperkuat enam enabler sebagai penggerak transformasi di berbagai lini organisasi.
Pilar pertama, Transform the Funding Franchise, diarahkan untuk membuat struktur pendanaan BRI semakin kuat dan efisien. Strateginya antara lain melalui peningkatan dana murah atau CASA serta pengembangan kapabilitas transaction banking.
Sementara pilar kedua, Revamp Existing Core and Build New Core, berfokus pada penguatan bisnis kredit mikro yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama BRI.
Pada saat yang sama, BRI juga membangun sumber pertumbuhan baru melalui bisnis consumer banking. Langkah ini dilakukan untuk menjawab perubahan kebutuhan nasabah sekaligus menghadapi dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
BACA JUGA:BRI Lampaui Target Unit KUR Perumahan, Salurkan Rp10,6 Triliun Dukung Program 3 Juta Rumah
Implementasi transformasi tersebut tercermin dari sejumlah indikator kinerja BRI hingga Triwulan I 2026.
Total aset BRI Group tercatat mencapai Rp2.250 triliun, atau meningkat 7,2 persen secara tahunan. Sementara kredit dan pembiayaan tumbuh lebih tinggi, yakni 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: