Awas! Modus Maling M-Banking Kian Canggih, Duit di Rekening Bisa Auto Ludes

Awas! Modus Maling M-Banking Kian Canggih, Duit di Rekening Bisa Auto Ludes

Awas! Modus Maling M-Banking Kian Canggih, Duit di Rekening Bisa Auto Ludes--(freepik)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kejahatan digital terus mengintai pengguna mobile banking. Tanpa disadari, saldo rekening bisa terkuras habis akibat modus maling m-banking yang makin beragam dan canggih. Kelalaian kecil sering jadi celah utama pelaku menjalankan aksinya.

Fitur mobile banking memang memudahkan transaksi keuangan. Namun di balik kemudahan itu, risiko pembobolan rekening juga mengintai. Modus yang paling sering terjadi adalah pencurian data pribadi, penipuan digital, hingga phising yang menyasar nasabah secara acak.

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan layanan perbankan digital.

BACA JUGA:Mau Tahu Alasan Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ini Penjelasan Logisnya

BACA JUGA:Mesin Uang 10 Orang Terkaya Israel Ternyata Laris di Indonesia, Ini Sumber Kekayaannya

Melalui laman resminya, OJK membagikan sejumlah langkah penting agar rekening tetap aman dari kejahatan siber. Berikut tips menghindari kejahatan digital banking agar uang di rekening tidak ludes.

1. Nasabah diminta tidak pernah memberitahukan kode akses atau PIN kepada siapa pun. PIN bersifat rahasia dan menjadi kunci utama keamanan rekening.

2. Hindari mencatat dan menyimpan PIN atau kode akses di tempat yang mudah diketahui orang lain. Kebiasaan ini kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.

3. Sebelum menyetujui transaksi, periksa kembali detail transaksi secara teliti. Pastikan nominal dan tujuan transfer sudah benar.

4. Setelah melakukan transaksi, tunggu beberapa saat hingga sistem memberikan respons atau notifikasi. Jangan langsung menutup aplikasi.

BACA JUGA:Biaya Admin Bulanan Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN Terbaru 2026

BACA JUGA:Tips Berburu Saldo DANA Gratis Januari 2026, Dijamin Aman dari Penipuan

5. Setiap transaksi akan disertai notifikasi melalui SMS atau email. Periksa isi notifikasi dengan cermat. Jika Anda menemukan transaksi mencurigakan, segera hubungi pihak bank.

6. Segera ganti PIN jika merasa data pribadi diketahui atau diakses pihak lain. Langkah cepat dapat mencegah kerugian lebih besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: