IHSG Mengamuk di Akhir Pekan: Lawan Badai MSCI, Siap Uji Level 8.400

IHSG Mengamuk di Akhir Pekan: Lawan Badai MSCI, Siap Uji Level 8.400

Ilustrasi grafik rebound IHSG yang berhasil menembus level 8.329 pada penutupan pekan terakhir Januari 2026-(Foto: Belitong Ekspres/Gemini AI)-

BELITONGEKSPRES.CO.ID – Pasar modal Indonesia baru saja melewati salah satu pekan paling dramatis di awal tahun 2026.

Meski sempat didera volatilitas ekstrem, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan ketangguhannya di akhir pekan.

​IHSG menutup perdagangan Jumat (30/1/2026) dengan penguatan 1,18 persen ke level 8.329,15. Performa ini sangat impresif mengingat mayoritas bursa saham Asia justru sedang terpuruk di zona merah.

​Kebangkitan indeks ini menjadi bukti kuat bahwa kebijakan internal regulator mampu meredam sentimen negatif global. 

BACA JUGA:Apa yang Harus Dilakukan Investor Pemula Saat Pasar Saham Turun

Investor mulai kembali masuk ke pasar saham Indonesia setelah sempat terjadi aksi jual masif pada pertengahan pekan.

Respon Strategis Terhadap Ultimatum MSCI

​Pekan ini dibuka dengan tekanan besar setelah adanya peringatan dari MSCI terkait konsentrasi kepemilikan saham publik. 

Hal tersebut sempat memicu kepanikan investor dan menyebabkan aliran modal asing keluar secara masif.

​Merespon kondisi tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak cepat menetapkan aturan free float minimal 15 persen. 

BACA JUGA:Iseng-iseng Berhadiah! 5 Game Ini Bisa Tambah Saldo DANA, Gratis Tanpa Deposit

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas pasar dan memastikan pembentukan harga yang lebih transparan.

​Langkah berani ini langsung direspon positif oleh pelaku pasar modal domestik maupun internasional. 

Selain itu, mundurnya Direktur Utama BEI juga dipandang sebagai sinyal transparansi dan tanggung jawab institusi yang tinggi.

​Sorotan Global: Isu Ketua The Fed dan Risiko Geopolitik

​Dari kancah global, mata investor tertuju pada rencana Presiden AS Donald Trump menunjuk Ketua The Fed baru. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber