MUNTOK - Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Pemkab Babar) yang tidak melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) pada tahun 2021 ini, disesalkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Babar Apandi, S.E.
Menurut Bendahara DPD II Partai Golkar Babar ini, alasan tidak siapnya anggaran sehingga pemerintah kabupaten tidak mengambil formasi CPNS dan PPPK sungguh sangat disayangkan. Padahal, berdasarkan data yang dikutip dari BKPSDMD jumlah kouta dan formasi CPNS untuk Babar telah ditetapkan sebanyak 551 orang. Terdiri dari formasi tenaga kesehatan sebanyak 219 orang, dan tenaga teknis dijatah 332 orang. Sedangkan untuk PPPK formasi guru agama Islam sebanyak 10 orang dan tenaga kesehatan 168 orang. Tenaga teknis dan tenaga guru sebanyak 405 sudah pernah diajukan beberapa bulan lalu ke Kemenpan RB. Terhadap pembatalan pengambilan kuota formasi CPNS dan CPPPK ini, Apandi bersama anggota Komisi I DPRD Babar telah menyurati eksekutif melalui BKPSDMD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Babar untuk dimintai keterangan. "Kita dapat informasi bahwa pembatalan tersebut dikarenakan terkendala anggaran, yang biaya pelaksanaannya terkhusus untuk formasi PPPK dilimpahkan langsung ke APBD Pemkab. Sedangkan APBD sudah terpakai dalam kegiatan launching Universal Health Coverage (UHC) bulan lalu," kata dia kepada wartawan Jumat siang, (9/7). Politisi Golkar ini menyesalkan pembatalan penerimaan CPNS dan CPPPK tersebut, dikarenakan telah membuat hilangnya kesempatan masyarakat Bangka Barat mendapatkan pekerjaan. Terlebih lagi, para guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah dan ingin sekali mendapatkan pengakuan serta status PPPK dari pemerintah, harus kehilangan kesempatan di tahun ini. "Ya seharusnya ini tidak terjadi, karena kasihan guru-guru kita yang sudah lama mengabdikan diri untuk generasi muda kita di sekolah, harus kehilangan kesempatan untuk ikut serta dalam pencalonan PPPK tahun 2021 ini," sesalnya. Seharusnya, lanjut Apandi, pihak Pemkab Babar dapat lebih kreatif dan inovasi dalam mengelola anggaran, agar pembatalan penerimaan pegawai yang dinantikan masyarakat tidak terjadi. "Ini kan telah membuat masyarakat Bangka Barat kehilangan harapan di dunia kerja untuk menompang perekonomian keluarganya," kata Apandi. "Pihak Pemda Kabupaten Bangka Barat harusnya lebih kreatif dan inovatif dalam penanganan anggaran. Untuk pelaksanaan penerimaan pegawai harusnya tidak ada kendala hanya soal anggaran," tegasnya. Selaku wakil rakyat dari Golkar, Apandi mengaku akan berjuang terus agar Pemkab Babar dapat melakukan penerimaan CPNS dan CPPPK seperti kabupaten/kota lain di Provinsi Babel untuk kesempatan kerja masyarakat. Meski pun nantinya perekrutan tersebut terlambat. Ia pun berharap, persoalan anggaran yang dialasankan untuk tidak menerima CPNS dan CPPPK dapat dibicarakan lebih lanjut bersama DPRD. Sebab, dengan persetujuan DPRD, Pemkab dapat menyingkirkan dulu alokasi anggaran yang kurang prioritas seperti belanja pegawai, kegiatan atau belanja lainnya untuk memberikan peluang kerja kepada masyarakat. Terutama kesempatan kepada guru-guru honorer menjadi PPPK. (rel)Politisi Golkar Sesalkan Pemkab Babar Batal Rekrut CPNS dan CPPPK 2021
Jumat 09-07-2021,18:38 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 20-09-2026,20:17 WIB
Hasil Pilkades Serentak Belitung 2026, 13 Calon Kades Raih Suara Terbanyak
Minggu 20-09-2026,23:21 WIB
Bupati Belitung Atur Pembelian Pertalite di SPBU, Ini Jadwal Motor dan Mobil
Minggu 20-09-2026,22:39 WIB
Yahya Unggul di Pilkades Perawas Belitung 2026, Ajak Semua Calon Jaga Persaudaraan
Senin 21-09-2026,12:53 WIB
Pilihan 5 Motor Matic Tangki Besar 2026, Biar Gak Bolak-Balik Antre di SPBU
Senin 21-09-2026,00:00 WIB
Hasil Pilkades Aik Ketekok 2026, Petahana Raih 970 Suara Versi Hitung Cepat
Terkini
Senin 21-09-2026,15:27 WIB
10 Motor Matic Irit BBM 2026, Lengkap dengan Data Konsumsi dan Harga
Senin 21-09-2026,12:53 WIB
Pilihan 5 Motor Matic Tangki Besar 2026, Biar Gak Bolak-Balik Antre di SPBU
Senin 21-09-2026,11:25 WIB
Isu Angkut Tanah Ganggu Investasi KIAK Beltim, Bupati Targetkan 10 Ribu Lapangan Kerja
Senin 21-09-2026,11:04 WIB
Janji Politik Bupati Beltim Kembali Direalisasikan, Nelayan Terima Bantuan Beras
Senin 21-09-2026,00:00 WIB