Crypto Wallet Terbaik untuk Trader Pro, Kustodian vs Non Kustodial Mana Paling Aman?

Senin 12-01-2026,00:36 WIB
Reporter : Redaksi BE
Editor : Redaksi BE

BACA JUGA:Tegas! OJK Tak Pernah Rilis Daftar Aplikasi Penghasil Uang

Alih-alih menyimpan private key di satu lokasi, MPC memecah kunci kriptografi menjadi beberapa bagian terenkripsi. Setiap bagian disimpan di sistem terpisah dan hanya dapat digunakan secara bersamaan saat transaksi dilakukan.

Model ini menghilangkan risiko kehilangan satu kunci tunggal. Bahkan jika satu bagian sistem terganggu, aset tetap aman.

Banyak platform trading global mengadopsi MPC karena menawarkan keamanan setara perbankan tanpa mengorbankan kecepatan transaksi.

Bagi trader profesional, MPC menghadirkan kombinasi ideal. Keamanan ala cold wallet berpadu dengan fleksibilitas hot wallet.

BACA JUGA:Cara Kredit Rumah Pakai Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, Ini Panduan Lengkapnya

Aset tetap terlindungi, namun bisa diakses kapan saja untuk merespons volatilitas pasar.

Jenis Wallet Crypto, Pilih Berdasarkan Strategi Trading

Di pasar kripto modern, tidak ada satu jenis wallet yang cocok untuk semua orang. Setiap model memiliki keunggulan dan keterbatasan tergantung tujuan pengguna.

Hardware Wallet atau Cold Wallet

Hardware wallet dirancang untuk penyimpanan jangka panjang. Perangkat ini menjaga aset tetap offline dan terlindung dari peretasan jarak jauh.

Ledger dan Trezor menjadi pilihan populer bagi investor yang berniat menyimpan kripto selama bertahun-tahun.

BACA JUGA:Cara Aman dan Legal Dapat Saldo DANA Gratis di Januari 2026

Namun, bagi trader aktif, cold wallet sering kali menyulitkan. Proses memindahkan aset ke bursa membutuhkan waktu, biaya jaringan, dan konfirmasi blockchain.

Dalam kondisi pasar yang bergerak cepat, keterlambatan ini bisa berujung pada hilangnya peluang.

Software Wallet untuk DeFi dan Web3

Kategori :