Mitos atau Fakta: Isi BBM Malam Hari Lebih Untung? Ini Kata Ahli IPB

Sabtu 24-01-2026,11:57 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

Namun ketika sudah berada di tingkat konsumen, belum ada sistem yang memastikan suhu standar tersebut tetap stabil hingga proses pengisian.

Artinya, BBM yang Anda beli bisa mengalami perubahan temperatur karena kondisi perjalanan dan penyimpanan sebelum akhirnya masuk ke tangki kendaraan.

Selisih Isi BBM Siang dan Malam Ternyata Sangat Kecil

Meski secara teori ada perbedaan, Leopold menegaskan dampaknya tidak signifikan. Perubahan suhu BBM antara siang dan malam umumnya hanya berbeda tipis.

BACA JUGA:5 Mobil Paling Irit BBM 2025 di Indonesia, Konsumsi Tembus 35 Km per Liter

Contohnya, bila Anda mengisi 40 liter bensin pada siang hari dan suhu BBM saat itu sekitar 2 sampai 3 derajat Celcius lebih tinggi dibanding malam. Perbedaan volume yang terjadi hanya kurang dari 0,1 liter per 40 liter.

Perhitungan tersebut mengacu pada koefisien muai bensin yang berada di kisaran 0,00095–0,0011 per derajat Celcius.

Sementara untuk solar, efek pemuaian bahkan lebih kecil karena koefisien muainya berada di kisaran 0,0007–0,0009 per derajat Celcius.

Dengan angka sekecil itu, selisih yang didapat pengendara tidak akan terasa pada penggunaan harian, apalagi jika dibandingkan dengan faktor lain seperti gaya berkendara, kondisi mesin, tekanan ban, hingga macet.

BACA JUGA:5 Motor Irit BBM Paling Worth It Dibeli Jelang Akhir Tahun 2025

Kesimpulan: Tidak Perlu Sengaja Isi BBM Malam Hari

Leopold menyarankan masyarakat tidak perlu memaksakan diri menunggu malam hanya demi mengejar “lebih untung” saat isi BBM.

Sebab, meski perbedaan secara ilmiah memang ada, nilainya terlalu kecil untuk memberikan dampak berarti bagi konsumen.***

Kategori :