Harga Emas Dunia 2026 Diprediksi Terus Menguat Tajam, Analis Ungkap Pemicunya

Kamis 12-02-2026,14:28 WIB
Reporter : Redaksi BE
Editor : Redaksi BE

BELITUNG,BELITONGEKSPRES.CO.ID - Harga emas dunia diproyeksikan berpotensi menembus US$6.000 per troy ons pada akhir 2026, menurut Direktur Strategi Komoditas BNP Paribas SA, David Wilson.

Proyeksi tersebut muncul di tengah meningkatnya risiko ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang kembali mendorong minat investor terhadap aset lindung nilai.

Mengutip laporan Mining.com pada Kamis, 12 Februari 2026, Wilson menilai harga emas masih memiliki ruang penguatan setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, kondisi global yang penuh ketidakpastian membuat emas kembali diposisikan sebagai instrumen perlindungan nilai yang relatif stabil dibandingkan aset berisiko lainnya.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Kamis 12 Februari 2026 Stabil, Belum Bergerak dari Posisi Kemarin

Rasio Emas dan Perak Jadi Sinyal Tambahan

Saat ini, harga emas dunia bergerak di kisaran US$4.900 per troy ons setelah mengalami koreksi ringan dalam beberapa hari terakhir. Meski sempat tertekan, minat investor terhadap emas dinilai masih solid di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Selain pergerakan harga, David Wilson juga menyoroti rasio emas terhadap perak yang mulai menunjukkan pemulihan. Meski masih berada di bawah rata-rata dua tahun terakhir, tren penguatan perlahan mulai terlihat.

“Rasio emas-perak memang masih berada di bawah kisaran 80-an, tetapi sudah mulai pulih,” ujarnya dalam wawancara dengan Bloomberg News.

Menurutnya, emas saat ini masih lebih relevan sebagai aset lindung nilai dibandingkan perak.

 

“Emas masuk akal karena perak tidak memberikan perlindungan risiko yang sama,” tambahnya.

BACA JUGA:Harga Emas Dunia Meroket, Analis Prediksi Bakal Melesat ke Level Ini

Bank Sentral dan ETF Jadi Penopang Harga

Tren pembelian bank sentral dalam dua tahun terakhir juga menjadi salah satu penopang struktural harga emas, terutama di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.

Prospek positif emas juga didorong oleh meningkatnya pembelian dari bank-bank sentral. Salah satu yang mencuri perhatian adalah bank sentral Polandia yang dilaporkan membeli sekitar 150 ton emas dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah tersebut memperkuat posisi emas sebagai cadangan strategis di tengah ketidakpastian global.

Kategori :