Tips Puasa Ramadan untuk Pengidap Diabetes, Agar Tetap Aman dan Sehat

Minggu 22-02-2026,02:19 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

BACA JUGA:Saldo DANA Gratis Rp217 Ribu Viral di Awal Ramadan 2026, Ini Fakta Sebenarnya

BACA JUGA:THM di Belitung Wajib Tutup Selama Ramadan 2026, Melanggar Sanksi Menanti

2. Pilih Makanan Bergizi dan Rendah Gula

Makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana sebaiknya dibatasi. Sebagai gantinya, pilih nasi merah, roti gandum, atau umbi-umbian sebagai sumber energi yang dilepaskan secara perlahan.

Dengan pola makan seperti ini, lonjakan gula darah dapat ditekan dan tubuh tetap bertenaga selama berpuasa.

3. Rutin Memantau Kadar Gula Darah

Pemantauan gula darah menjadi langkah penting bagi pengidap diabetes saat Ramadan.

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara rutin, termasuk saat sahur, siang hari, menjelang berbuka, dan setelah makan malam.

Idealnya, kadar gula darah diperiksa setidaknya empat hingga lima kali sehari untuk memastikan kondisinya tetap stabil.

Jika terjadi penurunan atau kenaikan yang tidak wajar, segera lakukan penyesuaian sesuai arahan tenaga medis.

BACA JUGA:Menikmati Paket Iftar Fairfield Belitung, Lezatnya Bukber Ala Ramadhan at Chinatown

BACA JUGA:Jadwal Imsakiyah Babel Ramadan 2026, Lengkap Waktu Sahur & Buka Puasa

4. Konsultasi dengan Dokter Secara Berkala

Sebelum dan selama menjalani puasa, pengidap diabetes dianjurkan berkonsultasi dengan dokter. Hal ini penting untuk menyesuaikan dosis obat, pola makan, serta aktivitas harian.

Laporkan setiap perubahan kondisi tubuh, seperti sering pusing, lemas berlebihan, atau gemetar, agar penanganan bisa dilakukan sejak dini.

5. Jaga Asupan Cairan

Meski tidak bisa minum di siang hari, kebutuhan cairan tetap harus dipenuhi saat sahur dan berbuka. Minum air putih secara bertahap pada malam hari membantu mencegah dehidrasi.

Hindari minuman tinggi gula dan pilih air mineral atau infused water sebagai alternatif yang lebih sehat.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Saat Puasa

1. Jangan Memaksakan Puasa Jika Kondisi Tidak Stabil

Jika mengalami komplikasi gula darah atau kondisi tubuh memburuk, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Apabila dokter menyarankan untuk tidak berpuasa, anjuran tersebut sebaiknya dipatuhi demi keselamatan.

Kategori :

Terpopuler