Menurutnya, pemantauan langsung ke lapangan menjadi langkah strategis untuk membaca kondisi riil. Data dari pasar akan menjadi dasar dalam menentukan langkah intervensi berikutnya.
Bulog bersama DKPP Belitung juga menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi potensi kenaikan harga. Salah satunya dengan mempercepat distribusi beras SPHP ke seluruh jaringan yang telah tersedia.
“Kami akan terus memastikan pasokan mencukupi dan distribusi berjalan optimal agar harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” tegasnya.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi daerah.
Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam menjaga stabilitas pangan di Belitung dan Belitung Timur.