BACA JUGA:Stok Beras Belitung Aman hingga Akhir 2026, Bulog Siapkan Tambahan Segini
Isyak Meirobie Disiapkan Jadi Rektor Pertama
Dr. Isyak Meirobie turut menyampaikan alasan dirinya bersedia menjadi calon Rektor pertama Institut Dargantara.
Menurut Isyak, berdirinya perguruan tinggi di tanah kelahiran masyarakat Belitung memiliki arti tersendiri.
Ia mengaku pernah merasakan sendiri tantangan ketika harus meninggalkan daerah untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Saya bersedia menjadi Rektor pertama Institut Dargantara karena ini seperti mimpi anak Belitung yang terwujud," kata mantan Wakil Bupati Belitung itu.
"Saya dulu kuliah harus keluar dan orang tua dengan susah payah mengumpulkan uang, karena kalau tidak punya uang, bagaimana mungkin kita bisa kuliah ke luar pulau?,” sambung Isyak.
BACA JUGA:RZWP3K Babel Direvisi, AMPEBE: Jangan Jadi Celah Tambang Laut Masuk Pulau Belitung
Bagi Isyak Meirobie, keberadaan perguruan tinggi lokal bukan hanya soal menambah pilihan pendidikan.
Kampus juga memiliki peran dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang nantinya berhubungan langsung dengan perkembangan ekonomi daerah.
“Kalau kita tidak meningkatkan IPM daerah ini, kita akan kekurangan SDM yang berkualitas untuk menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi. Karena itu, ini bukan hanya tentang sejarah, tetapi tentang menjawab moral kita kepada bangsa dan kepada daerah,” ujarnya.
Kampus Lokal Tak Boleh Membuat Mahasiswa Minder
Isyak menegaskan kualitas pendidikan tetap menjadi perhatian dalam pengembangan Institut Dargantara.
Menurutnya, keterjangkauan biaya kuliah dan lokasi kampus di Pulau Belitung tidak boleh membuat mahasiswa merasa mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang lebih rendah.
BACA JUGA:Promo 13 Tahun Hotel BW Suite Belitung, Hadirkan Diskon Kamar untuk Warga Lokal
Institut Dargantara, kata dia, akan berupaya menghadirkan tenaga pengajar berkualitas sehingga mahasiswa memiliki bekal yang kompetitif ketika memasuki dunia profesional.
“Walaupun nanti biaya kuliahnya terjangkau di Pulau Belitung, bukan berarti orang Belitung yang kuliah di sini harus minder atau tertutup. Justru kita akan menghadirkan lebih banyak tenaga pengajar yang berkualitas global agar mereka siap terjun ke dunia kerja secara kompetitif,” tuturnya.
Ia berharap mahasiswa dan lulusan Institut Dargantara nantinya memiliki kebanggaan sebagai putra-putri daerah.