Program Konversi LPG Pertamina di Beltim Diperkuat, Pemda Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Program penukaran tabung gas 3 kilogram menjadi tabung 5 Kg atau 12 Kg di depan kantor Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim, Kamis (26/2/2026)-Muchlis Ilham/BE-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menyambut positif program konversi LPG yang digagas PT Pertamina (Persero).
Program ini memungkinkan masyarakat menukar dua tabung LPG 3 kilogram menjadi satu tabung 5 kilogram, serta tiga tabung 3 kilogram menjadi satu tabung 12 kilogram.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam mengurangi penggunaan LPG 3 kilogram oleh pihak yang tidak berhak.
Selain itu, sekaligus memastikan subsidi energi benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan, khususnya pelaku UMKM dan rumah tangga prasejahtera.
BACA JUGA:Ratusan Warga Beltim Terima Bantuan dari Baznas Babel, Ini Harapan Bupati
BACA JUGA:Jelang Idulfitri 2026, Disperindag Beltim Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok di Pasar
Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah (Pemda) terhadap program tersebut.
Menurutnya, konversi LPG menjadi solusi konkret dalam memperbaiki tata kelola distribusi gas bersubsidi di daerah.
Program ini dinilai sangat baik untuk memastikan LPG 3 kilogram benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak.
"Kami berharap Pertamina terus berinovasi dan memperkuat pengawasan distribusi agar subsidi energi lebih tepat sasaran,” ujar Khairil kepada Belitong Ekspres, Kamis (26/2/2026).
BACA JUGA:Video Jejak yang Tertinggal Antar Siswa SMAN 1 Manggar Juara Nasional 2026
BACA JUGA:23 Pejabat Beltim Dilantik di TPA Sampah, Bupati Tegaskan Soal Lingkungan dan Disiplin ASN
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah mengambil langkah tegas dengan mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota Polri agar tidak lagi menggunakan LPG 3 kilogram.
Imbauan tersebut telah disampaikan melalui surat edaran Bupati sejak Maret 2025 dan kini memasuki tahap monitoring pelaksanaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: