Jejak Sejarah Belitung Timur Bisa Mendunia, BRIN Mulai Penelitian Arsip
BRIN Kaji Arsip Sejarah Beltim, Berpeluang Masuk Memori Kolektif Nasional hingga Dunia-Muchlis Ilham/BE-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Arsip sejarah Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kini masuk radar penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Sejumlah dokumen bersejarah dari daerah ini memiliki peluang besar diakui sebagai Memori Kolektif Bangsa hingga program Memory of the World tingkat internasional.
Penelitian dilakukan bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi serta memverifikasi arsip yang memiliki nilai penting dan keunikan sejarah.
Tim peneliti menilai Beltim memiliki banyak arsip autentik yang merekam perjalanan sejarah daerah. Dokumen tersebut dinilai layak diangkat ke level nasional bahkan global.
BACA JUGA:112 Rumah Siap Dibangun di Beltim, Program BSRS 2026 Salurkan Rp30 Juta per Penerima
Koordinator penelitian, Woro Hapsari Candra Dewi, menegaskan bahwa kajian ini tidak hanya bertujuan menyelamatkan arsip. Pemanfaatannya juga diarahkan untuk kepentingan pembangunan.
“Kajian ini tidak hanya berfokus pada penyelamatan arsip sebagai sumber sejarah. Lebih jauh, arsip bisa menjadi aset strategis untuk pembangunan daerah, baik sebagai sarana edukasi, penguatan identitas, maupun membuka peluang ekonomi kreatif,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Rabu 3 Juni 2026.
Menurutnya, arsip sejarah yang dikelola dengan baik dapat memberi dampak luas. Tidak hanya menjadi bahan penelitian, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk berbasis budaya.
Pemanfaatan arsip juga dinilai mampu mendorong sektor pariwisata. Wisata berbasis sejarah berpotensi menjadi daya tarik baru bagi Belitung Timur.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Penipuan Lahan Rp1,45 Miliar, Kades Keciput Kembali Ditahan Kejari Belitung
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Beltim bersama BRIN optimistis potensi ini bisa dimaksimalkan. Arsip lokal diyakini mampu memberi nilai tambah bagi ekonomi daerah, termasuk mendukung UMKM.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menyambut baik penelitian tersebut. Ia menilai pelestarian arsip merupakan bagian penting dalam menjaga identitas daerah.
Menurutnya, sejarah daerah harus terus digali dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Upaya ini sekaligus menjadi fondasi pembangunan berbasis budaya.
Jika memenuhi kriteria, arsip Beltim berpeluang diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa. Bahkan, tidak menutup kemungkinan masuk dalam daftar Memory of the World.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: