Usai Dilantik, Ketua Baru PMI Belitung Langsung Siapkan Program Ini

Usai Dilantik, Ketua Baru PMI Belitung Langsung Siapkan Program Ini

Hj Hastari Wardianti resmi dilantik sebagai Ketua PMI Belitung masa bakti 2026–2031 dengan membawa sejumlah program prioritas-Dodi Pratama/BE-

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung memasuki babak baru.

Hj Hastari Wardianti resmi dilantik sebagai Ketua PMI Belitung masa bakti 2026–2031 dengan membawa sejumlah program prioritas.

Program prioritas tersebut mulai dari penguatan relawan kebencanaan, peningkatan layanan donor darah, hingga pembentukan relawan siaga donor di setiap desa.

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Belitung periode 2026–2031 dipimpin Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), H Abdul Fatah, Selasa (21/7/2026).

BACA JUGA:Stok BBM Belitung Dipastikan Aman, Lalu Kenapa Antrean di SPBU Masih Panjang?

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat, Wakil Ketua DPRD Belitung Hilman, Sekretaris Daerah (Sekda) Marzuki, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Selain melantik Hastari Wardianti sebagai Ketua PMI Belitung, PMI Babel juga mengukuhkan dr Suhandri sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Belitung.

Fokus Perkuat Layanan Kemanusiaan

Hastari Wardianti menegaskan kepengurusan baru tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan.

Menurutnya, PMI harus mampu hadir membantu masyarakat, baik saat terjadi bencana, memenuhi kebutuhan darah, maupun melalui berbagai kegiatan sosial dan kesehatan.

BACA JUGA:Antrean BBM di SPBU Belitung Tak Kunjung Usai, DPRD Punya Solusi Ini

"PMI adalah rumah bagi siapa saja yang ingin berkontribusi meringankan penderitaan sesama, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, menyelenggarakan donor darah yang aman, serta memperkuat layanan kesehatan dan bantuan sosial di seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Selama lima tahun ke depan, PMI Belitung akan memprioritaskan peningkatan kapasitas relawan kebencanaan beserta dukungan peralatannya.

Selain itu, organisasi juga berkomitmen memperkuat ketersediaan stok darah, memperluas edukasi kesehatan masyarakat.

Kemudian meningkatkan kaderisasi relawan muda, serta mempererat kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, dan komunitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: