Perdagangan Terakhir 2025, Bursa Asia Kompak Melemah Jelang Tutup Tahun

Perdagangan Terakhir 2025, Bursa Asia Kompak Melemah Jelang Tutup Tahun

Ilustrasi: Perdagangan Terakhir 2025, Bursa Asia Kompak Melemah Jelang Tutup Tahun--(freepik)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Pasar saham Asia-Pasifik menutup tahun 2025 dengan nada negatif. Pada perdagangan terakhir, Rabu 31 Desember 2025, mayoritas indeks di kawasan Asia kompak bergerak melemah.

Data pergerakan indeks saham ini dihimpun dari berbagai sumber pasar keuangan global. Volume transaksi pun relatif tipis.

Maklum, pasar sudah masuk fase libur akhir tahun. Jam perdagangan hari ini berlangsung lebih singkat dari biasanya.

Beberapa bursa bahkan menutup aktivitas lebih awal. Bursa Hong Kong dan Australia memangkas jam perdagangan karena liburan. Sementara Jepang dan Korea Selatan sudah menutup bursa sepenuhnya hari ini.

BACA JUGA:Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp110.000 dari Game Penghasil Uang Nuts Heist

Situasi tersebut membuat pelaku pasar cenderung wait and see. Minim katalis. Minim transaksi. Tekanan jual tetap muncul meski tidak agresif.

Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 tercatat turun 0,17 persen. Penurunan ini mencerminkan kehati-hatian investor yang memilih mengamankan keuntungan jelang tutup tahun.

Sektor berbasis komoditas dan finansial bergerak terbatas, mengikuti arah pasar global yang sedang lesu.

Sementara itu, indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.880. Posisi ini sedikit lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir Hang Seng Index di 25.854,6.

BACA JUGA:5 Mobil Paling Irit BBM 2025 di Indonesia, Konsumsi Tembus 35 Km per Liter

Meski demikian, pergerakan tersebut belum cukup kuat untuk membalikkan sentimen pasar yang masih rapuh.

Pasar Asia bergerak dalam bayang-bayang kondisi global. Investor masih mencerna dinamika ekonomi dunia sepanjang 2025.

Mulai dari kebijakan suku bunga, perlambatan ekonomi di sejumlah negara, hingga volatilitas sektor teknologi.

Di tengah tekanan jangka pendek, kinerja pasar saham global sepanjang 2025 sejatinya cukup solid.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: