Duel Infinix GT50 Pro vs Tecno Camon 50 Pro vs Poco X8 Pro, Mana Paling Layak 2026?

Duel Infinix GT50 Pro vs Tecno Camon 50 Pro vs Poco X8 Pro, Mana Paling Layak 2026?

Ilustrasi tampilan Infinix GT50 Pro, Tecno Camon 50 Pro, dan Poco X8 Pro berdasarkan bocoran dari berbagai sumber-Istimewa-

BELITONGEKSPRES.CO.ID – Memasuki pertengahan Februari 2026, persaingan smartphone kelas menengah Infinix, Tecno, dan Poco semakin memanas.

Infinix GT50 Pro, Tecno Camon 50 Pro, dan Poco X8 Pro muncul sebagai tiga kandidat yang paling sering dibandingkan dalam perbincangan publik.

Jika sebelumnya ponsel Rp5 jutaan identik dengan spesifikasi “tanggung”, kini sejumlah merek mulai menghadirkan perangkat dengan performa mendekati flagship.

Mengacu pada laporan media teknologi seperti GizmoChina, 91Mobiles, Notebookcheck, serta data benchmark Geekbench, ketiga model ini mulai mendapat sorotan.

Performa, layar, kamera, dan kapasitas baterainya disebut agresif di kelas menengah.

Artikel ini disusun dengan merujuk pada bocoran spesifikasi, laporan media teknologi ternama, serta rekam jejak seri sebelumnya dari masing-masing merek.

BACA JUGA:Spesifikasi Infinix GT 50 Pro 5G Bocor: Layar 144Hz, Dimensity 8400, Kamera OIS

BACA JUGA:Rekomendasi HP AI Rp 2 Jutaan 2026: Teknologi Spek Sultan, Harga Tetap Merakyat

Infinix, Tecno, dan Poco: Tiga Andalan 2026

Infinix GT50 Pro tampil sebagai ponsel yang paling menonjol di sisi gaming. Fokusnya ada pada performa tinggi, sistem pendingin, serta baterai besar yang dirancang untuk penggunaan intensif.

Tecno Camon 50 Pro mengambil jalur berbeda. Ponsel ini lebih mengedepankan kualitas kamera, desain premium, serta layar lengkung yang memberi kesan mewah di kelasnya.

Sementara itu, Poco X8 Pro hadir sebagai pilihan yang lebih seimbang. Performa, dukungan software, dan ekosistem menjadi kekuatan utama yang ditawarkan kepada pengguna jangka panjang.

Ketiganya sama-sama membidik segmen pengguna yang menginginkan spesifikasi tinggi dengan harga yang masih masuk akal, tanpa harus merogoh kocek layaknya membeli flagship.

Adu Performa: Sama-Sama Kencang, Beda Karakter

Berdasarkan laporan GizmoChina dan 91Mobiles, ketiganya disebut menggunakan chipset MediaTek berbasis fabrikasi 4nm.

Di atas kertas, ini berarti efisiensi daya yang lebih baik sekaligus performa yang tetap bertenaga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: