Krisis Chip Memori 2026, Harga Laptop dan Gadget Ikut Naik

Krisis Chip Memori 2026, Harga Laptop dan Gadget Ikut Naik

Ilustrasi modul chip memori RAM pada motherboard komputer. Kenaikan harga komponen memori mulai memengaruhi harga laptop dan perangkat elektronik--(Foto: freepik)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Krisis chip memori global mulai berdampak pada industri teknologi pada 2026. Harga laptop, PC, dan sejumlah gadget ikut merangkak naik.

Sejumlah laporan industri dan firma riset mencatat lonjakan permintaan memori dari sektor AI. Tekanan pasokan global kemudian mendorong kenaikan harga DRAM dan NAND.

Dampaknya pun mulai terasa pada industri perangkat elektronik di berbagai pasar. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan chip memori di industri teknologi global.

Produsen semikonduktor kini lebih banyak memprioritaskan pasokan memori untuk pusat data dan pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

BACA JUGA:Road To Jazz De Billitone 2026, Talk Show Gitar Ramadhan Siap Hadirkan Talenta Muda

BACA JUGA:Vivo V70 dan V70 FE Segera Rilis di Indonesia, Bawa Baterai Jumbo dan Fitur AI Baru

Permintaan chip untuk teknologi ini terus meningkat. Akibatnya, pasokan chip memori untuk perangkat konsumen justru semakin terbatas.

Kondisi tersebut membuat biaya produksi perangkat elektronik ikut naik dan mendorong sejumlah produsen mulai menyesuaikan harga produk mereka.

Chip memori sendiri merupakan salah satu komponen penting dalam hampir semua perangkat digital, mulai dari komputer, smartphone hingga server pusat data.

Oleh karena itu, setiap kenaikan harga memori biasanya cepat berdampak pada harga perangkat teknologi di pasar.

Perubahan tersebut tidak lepas dari pergeseran besar di industri semikonduktor dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:Tecno Camon 50 Pro 5G Rilis di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya

BACA JUGA:Xiaomi 17 Ultra Masuk Indonesia, HP Kamera Leica Zoom 200MP Jadi Andalan

Ledakan AI Ubah Prioritas Produksi Chip

Perkembangan pesat teknologi AI dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah peta industri semikonduktor global.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: