Xiaomi 18 Pro vs Pro Max, Skor AI Beda dan Chipset Makin Kencang
Ilustrasi Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max menampilkan hasil pengujian AI berbeda di Geekbench, dengan chipset yang diperkirakan berasal dari generasi Snapdragon terbaru--Foto: Xiaomi
BELITONGEKSPRES.CO.ID - Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max mulai menunjukkan kemampuan pemrosesan kecerdasan artifisial (AI) melalui pengujian Geekbench AI versi global.
Kedua HP flagship ini tercatat menggunakan Android 17 dan RAM sekitar 12 GB, dengan perbedaan skor yang menarik pada sejumlah skenario pengujian.
Data benchmark tersebut juga memberi petunjuk mengenai chipset yang akan digunakan masing-masing model.
Xiaomi 18 Pro diperkirakan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sedangkan varian Pro Max disebut bakal membawa Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Dilansir dari Gizmochina, Selasa (13/10/2026), kemunculan kedua perangkat di Geekbench AI menjadi indikasi bahwa Xiaomi tengah menguji versi internasionalnya.
Namun, hasil pengujian ini belum dapat dijadikan patokan mutlak untuk menilai performa saat digunakan sehari-hari.
BACA JUGA:Tablet Xiaomi Pad 9 dan Pad 9 Pro Meluncur, Layar 3,2K 144Hz dengan Spek Makin Ngebut
Skor Geekbench AI Xiaomi 18 Pro vs Pro Max
Xiaomi 18 Pro dengan nomor model 2609BPN61G dan Xiaomi 18 Pro Max bernomor model 2611FPNFAG tercatat menjalankan Android 17.
Keduanya juga menggunakan platform ARMv8 dari Qualcomm dan memiliki RAM sekitar 12 GB berdasarkan data pengujian.
Dalam pengujian Geekbench AI, Xiaomi 18 Pro mencatat skor 2.565 pada single precision, 3.236 pada half precision, serta 4.667 pada pengujian quantized.
Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max memperoleh skor 2.256 untuk single precision, 3.556 pada half precision, dan 5.092 pada quantized.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Xiaomi 18 Pro unggul pada pengujian single precision. Sebaliknya, Xiaomi 18 Pro Max mencatat angka lebih tinggi pada dua kategori lainnya, yakni half precision dan quantized.
BACA JUGA:Daftar Harga 8 HP Xiaomi September 2026, Termurah Mulai 2 Jutaan
Perbedaan ini menunjukkan bahwa hasil pengujian AI tidak selalu menempatkan satu perangkat sebagai pemenang di seluruh kategori.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: