Zainuri Ingatkan Pj Gubernur Hati-hati, Soal Rencana Pemberhentian 4.000 Honorer di Babel

Zainuri Ingatkan Pj Gubernur Hati-hati, Soal Rencana Pemberhentian 4.000 Honorer di Babel

Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Zainuri menyoroti rencana Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin akan memberhentikan 4.000 tenaga honorer secara bertahap-Ist-

BELITONGEKSPRES.CO.ID, PANGKALPINANG - Rencana Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin akan memberhentikan 40.000 tenaga honorer Pemprov Babel secara bertahap menuai sorotan.

Kali ini sorotan datang dari Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Zainuri. Apalagi dari 4.000 honorer Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel sebagian besar berasal dari Kota Pangkalpinang.

Politisi Partai Golkar itu menyesalkan dampak kebijakan pemberhentian tenaga honorer karena dipastikan akan menambah angka pengangguran di daerah.

Menurutnya, Surat Edaran KemenPAN-RB  tentang rencana penghapusan honorer seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia memang menjadi buah simalakama.

BACA JUGA:2 Kasus Pencurian Toko di Pulau Belitung Terungkap Berkat CCTV, Terlilit Hutang IRT Gasak Uang Rp 17 Juta

Akan tetapi, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pangkalpinang itu meminta pihak Pemprov lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan.

Pj Gubernur Ridwan Djamaluddin perlu menyiapkan lapangan pekerjaan untuk para tenaga honorer Pemprov Babel yang akan diberhentikan.

Atau setidaknya Pemprov Babel dapat memfasilitasi agar honorer dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Karena itu, ia berharap kepada Pemprov Babel yang akan memberhentikan 4000 tenaga honorer sebagian dapat difasilitasi dengan lapangan pekerjaan baru.

BACA JUGA:Dindikbud Belitung Sudah Tindaklanjuti Video Perundungan Pelajar, Ini Harapan Soebagio

Zainuri sangat meyakin dengan pemberhentian tenaga honorer di Babel, maka angka pengangguran akan bertambah. Untuk itu harus disediakan lapangan pekerjaan oleh pemerintah.

"Saya mengharapkan kepada Pj Gubernur Babel untuk dapat menyiapkan lapangan yang baru, karena dengan melakukan pemberhentian tenaga honorer pemerintah provinsi dan kabupaten dan kota ini akan menimbulkan angka pengangguran tinggi," katanya.

Anggota dewan dua periode ini kembali mengingatkan agar PJ Gubernur Babel supaya lebih berhati-hati dalam bertindak dan mengambil kebijakan terhadap ribuan tenaga honorer.

BACA JUGA:Rudianto Tjen Bangga Belitung Tuan Rumah G20, Berharap Persiapan Terus Dimatangkan

Sumber: