Radmida Dawam Lanjutkan Program Berkah Sekali Turun ke Tengah Masyarakat Kota Pangkalpinang

Radmida Dawam Lanjutkan Program Berkah Sekali Turun ke Tengah Masyarakat Kota Pangkalpinang

Radmida Dawam turun ke tengah Masyarakat Kota Pangkalpinang untuk melanjutkan Program Berkah Sekali-Ist-

PANGKALPINANG, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Program Berbagi Kasur untuk Lansia (Berkah Sekali) di Kota Pangkalpinang berlanjut pada tahun 2023 ini.

Selasa (24/1/2023), Staf Ahli Wali Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam turun ke tengah-tengah masyarakat untuk melanjutkan Program Berkah Sekali.

Sebelumnya, Program Berkah Sekali di Kota Pangkalpinang yang dikomandoi Radmida Dawam sudah berjalan selama 3,5 tahun dan sempat terhenti. 

Pelaksanaan Program Berkah Sekali terhenti karena kesibukan Radmida Dawam yang pada saat itu masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang.

BACA JUGA:Setitik Harapan Ferdy Sambo Bela Diri, Mencurahkan Segala Rasa di Sidang Pledoi

BACA JUGA:Satreskrim Polres Belitung Ringkus Pencuri Perhiasan Emas Pelajar, AT Beraksi di 3 Sekolah

Ditambah lagi, di akhir tahin 2022 banyak kegiatan yang harus diselesaikan Radmida Dawam sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Provinsi Babel itu.

"Saya kembali ke tengah masyarakat setelah kesibukan saya selesai. Kemarin saya sempatkan ke rumah ibu Wati dan ibu Yuli," sebut Radmida Dawam dikonfirmasi Babel Pos (Grup Belitong Ekspres).

Pada Selasa kemarin Radmida turun menemui ibu Wati di kediamannya. Radmida melihat kondisi rumah perempuan cukup memprihatinkan.

Selain itu juga, ibu Wati harus menghidupi 4 anaknya. Sementara suami bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

BACA JUGA:Sekda Radmida Dawam Masuk Kategori Tokoh Berpengaruh Babel 2022

BACA JUGA:Gantikan Radmida Dawam, Miego Siap Emban Amanah Plt Sebagai Sekda Kota Pangkalpinang

"Tiap kali saya turun, saya prihatin kondisi masyarakat. Makanya saya mengajak untuk bersama peduli kepada mereka yang membutuhkan," kata Radmida Dawam.

Sementara sama halnya dengan ibu Yuli. Ia mencari nafkah sendiri untuk menghidupi dua anaknya. Apalagi, di dalam rumahnya tergenang air dengan kondisi juga memprihatinkan.

Sumber: