Yamaha Xmax Dimodif Radikal ala Yamaha Y/AI, Futuristis dan Legal Jalan Raya

Yamaha Xmax Dimodif Radikal ala Yamaha Y/AI, Futuristis dan Legal Jalan Raya

Modifikasi Radikal Yamaha Xmax yang terinspirasi konsep Y/AI dan siap debut di IIMS 2026--(Foto: MWM Custom)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Yamaha Xmax selama ini identik dengan modifikasi “hedon”. Banyak pemiliknya memilih upgrade sektor kaki-kaki, aksesori premium, sampai part aftermarket mahal.

Tapi garis besar bentuk motornya tetap dipertahankan. Kali ini ceritanya beda jauh.

MWM Custom menyiapkan modifikasi radikal Yamaha Xmax yang benar-benar merombak tampilan skutik bongsor 250 cc tersebut. Bukan sekadar ganti aksesori.

Bodinya diubah total dengan gaya futuristis yang terinspirasi dari motor konsep listrik Yamaha Y/AI. Motor ini dijadwalkan tampil sekaligus launching di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

BACA JUGA:Yamaha Fazzio Hybrid 2026 Resmi Meluncur, Ini 4 Warna Baru dan Daftar Harganya

Yang bikin heboh, tampilannya ekstrem, tapi tetap dibuat fungsional, legal, dan siap dipakai harian di jalan raya. Jadi bukan sekadar pajangan pameran.

Terinspirasi Yamaha Y/AI, Bisa Dipakai On The Road

Yamaha Y/AI sendiri dikenal sebagai motor konsep murni. Itu adalah studi desain sekaligus eksplorasi teknologi Yamaha untuk masa depan.

Artinya, Y/AI tidak dirancang untuk kebutuhan harian. Lebih tepat disebut “etalase ide” dan sampai sekarang statusnya memang sebatas konsep.

Nah, MWM Custom mengambil spirit Y/AI, lalu “mendaratkannya” ke bentuk yang lebih realistis. Basisnya tetap Yamaha Xmax.

BACA JUGA:Harga Honda PCX 2025 Januari 2026, Varian CBS Paling Murah

Namun hasil akhirnya mengarah ke bahasa desain concept bike yang agresif dan tidak lazim di kelas skutik.

Bedanya, konsep besutan MWM ini tidak berhenti sebagai pajangan.

Motor ini tetap dikembangkan agar bisa dipakai on the road, lengkap dengan legalitas kendaraan custom yang diakui secara resmi.

Motor Custom Ini Diklaim Legal dan Bisa Diregistrasi

Satu hal poin penting yang jadi pembeda utama ada pada status legalitasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: