Relokasi Meja Goyang Timah Dipercepat, Pemkab Beltim Prioritaskan Kesehatan Warga
Relokasi Meja Goyang Timah Dipercepat, Pemkab Beltim Prioritaskan Kesehatan Warga-Muchlis Ilham/BE-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Relokasi meja goyang timah dipercepat oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim). Hal itu demi menjaga kesehatan warga sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah tersebut itegaskan dalam rapat lanjutan yang digelar di kawasan SPPG Simpang Empat Manggar, Desa Mekar Jaya, Selasa 19 Mei 2026.
Rapat dipimpin Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar dan dihadiri perwakilan PT Timah, Forkopimda, Camat Manggar, Kepala Desa Mekar Jaya, serta pelaku usaha meja goyang.
Pembahasan meja goyang timah tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang belum menghasilkan keputusan konkret terkait relokasi.
BACA JUGA:KPU Beltim Edukasi Demokrasi di Tepi Pantai, Sasar Pemilih Lansia Bersama KLPI
Pemkab Beltim menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut karena berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Khairil Anwar menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menghentikan aktivitas usaha masyarakat, melainkan hanya memindahkan lokasi agar lebih aman dan tertata.
“Kita kan memfasilitasi untuk relokasi. Kita buka kesadaran mereka lah. Dalam rangka pertama menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dan yang kedua, kita harus mensukseskan kegiatan program nasional, yaitu pemberian makanan sehat gratis,” ujar Khairil.
Ia menjelaskan, keberadaan meja goyang timah yang berada di sekitar fasilitas SPPG dinilai tidak ideal karena berpotensi mengganggu kebersihan dan kelancaran program MBG.
BACA JUGA:Reses DPRD Babel di Pulau Belitung Dibanjiri Aspirasi, Dari Ekonomi Lesu Hingga Konflik Lahan
Menurut Wabup Beltim, relokasi menjadi solusi terbaik agar kepentingan masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha tetap berjalan seimbang.
“Pemerintah daerah melihatnya dari sisi kesehatan masyarakat, kemudian program nasional jalan, kemudian para pelaku juga mereka tidak terganggu. Jadi kita hanya memindahkan saja, bukan menyetop,” katanya.
Pemkab Beltim juga meminta PT Timah untuk segera menginisiasi proses relokasi agar tidak kembali mengalami penundaan.
Pasalnya, tenggat waktu yang sebelumnya diberikan telah terlewati tanpa realisasi di lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: