Kasus Dugaan Penyelundupan Kayu Belitung, Polisi Buru Pemasok Kabur dan Telusuri Jaringan
Truk bermuatan kayu olahan jenis Puspa (Seruk) yang diamankan polisi di kawasan Pelabuhan Pelindo Regional II Tanjungpandan, Kamis 4 Juni 2026-Istimewa-
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kasus dugaan penyelundupan kayu Belitung kembali menjadi sorotan setelah polisi memburu pemasok yang kabur saat pengamanan di Pelabuhan Tanjungpandan.
Aparat kepolisian masih mendalami asal-usul kayu hingga dugaan jaringan di balik pengiriman tersebut.
Peristiwa ini bermula dari pengungkapan truk bermuatan kayu olahan jenis Puspa (Seruk) di kawasan Pelabuhan Pelindo Regional II Tanjungpandan, Kamis 4 Juni 2026.
Penindakan dilakukan oleh Satreskrim Polres Belitung melalui Unit Tipidter. Truk yang diamankan diketahui membawa ratusan keping papan kayu yang diduga akan dikirim ke Jakarta.
BACA JUGA:Teror Wartawan di Belitung, Kaca Mobil Dirusak OTK Diduga Terkait Pemberitaan
Namun saat proses pemeriksaan berlangsung, pemasok kayu justru melarikan diri dan kini dalam pengejaran polisi.
Kanit Tipiter Satreskrim Polres Belitung, Dedi Suryadi, memastikan bahwa penyelidikan masih berjalan. Polisi belum menyimpulkan status hukum kayu tersebut.
Penyidik kini fokus menelusuri asal kayu, jalur distribusi, serta legalitas dokumen pengangkutan. Hal ini penting untuk memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran dalam aktivitas tersebut.
“Masih dalam proses penyelidikan. Kami juga masih mencari pemasok kayu yang melarikan diri,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Rabu 10 Juni 2026.
Dalam kasus kehutanan, legalitas dokumen menjadi aspek krusial yang diperiksa aparat. Penyidik akan meneliti surat keterangan sah hasil hutan hingga dokumen angkutan kayu.
BACA JUGA:Pendaftaran Pilkades Belitung 2026 Dibuka, Ini Syarat Lengkap Bakal Calon Kades
Selain itu, polisi juga membuka kemungkinan pemanggilan sejumlah pihak yang diduga mengetahui proses distribusi kayu tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap potensi tindak pidana secara menyeluruh.
Barang bukti berupa truk dan muatan kayu saat ini masih diamankan untuk kepentingan penyidikan. Pemeriksaan lanjutan terus dilakukan guna memperkuat alat bukti.
Isu Keterlibatan Oknum Aparat
Di tengah proses tersebut, muncul isu dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas pengiriman kayu. Informasi yang beredar menyebut adanya perlindungan dari seorang oknum berpangkat kopral.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: