5 Provinsi dengan Korban Scam Terbanyak di Indonesia, Daerah Ini Mendominasi

5 Provinsi dengan Korban Scam Terbanyak di Indonesia, Daerah Ini Mendominasi

Ilustrasi Korban Scam--(freepik)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kasus penipuan digital atau scam di Indonesia terus meningkat. Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa laporan korban masih didominasi wilayah Pulau Jawa.

Melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC), OJK mencatat ratusan ribu laporan penipuan masuk dari berbagai daerah sepanjang periode pemantauan. Modusnya pun beragam. Mulai dari investasi bodong, penipuan online shop, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari, mengungkapkan bahwa Pulau Jawa masih menjadi pusat utama laporan scam nasional.

“Sebaran laporan penipuan masih didominasi Pulau Jawa. Jumlahnya mencapai lebih dari 303 ribu laporan. Jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, dikutip Jumat (23/1/2026).

BACA JUGA:Bos Microsoft Wanti-wanti Ancaman Bubble AI, Ungkap Risiko Bencana Besar

5 Provinsi dengan Laporan Scam Tertinggi

Berdasarkan data terbaru IASC, lima provinsi dengan laporan penipuan terbanyak seluruhnya berada di Pulau Jawa. Berikut daftarnya:

  • Jawa Barat: 88.943 laporan
  • DKI Jakarta: 66.408 laporan
  • Jawa Timur: 60.533 laporan
  • Jawa Tengah: 48.231 laporan
  • Banten: 30.539 laporan

Jawa Barat menempati posisi teratas sebagai provinsi dengan jumlah korban scam paling banyak di Indonesia. Tingginya aktivitas digital dan transaksi online menjadi salah satu faktor pemicunya.

Sementara DKI Jakarta berada di posisi kedua. Sebagai pusat ekonomi dan bisnis nasional, Jakarta menjadi sasaran utama berbagai modus kejahatan digital.

Wilayah Luar Jawa Juga Catat Angka Tinggi

Meski Pulau Jawa mendominasi, wilayah di luar Jawa juga menunjukkan tren yang patut diwaspadai. Berikut data IASC:

  • Sumatra: 68.769 laporan
  • Kalimantan: 23.541 laporan
  • Sulawesi: 16.805 laporan
  • Bali dan Nusa Tenggara: 16.266 laporan

BACA JUGA:10 Ide Bisnis 2026 Perputaran Uang Cepat, Modal Kecil, Untung Harian Menjanjikan

Sumatra menjadi wilayah dengan laporan tertinggi di luar Jawa. Angkanya bahkan mendekati DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Hal ini menunjukkan bahwa ancaman scam kini sudah menyebar merata ke berbagai daerah, seiring meningkatnya penggunaan layanan digital dan transaksi online.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: