112 Rumah Siap Dibangun di Beltim, Program BSRS 2026 Salurkan Rp30 Juta per Penerima
Kepala Dinas PUPR2RKP Beltim, Idwan Fikri, menyampaikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta-Muchlis Ilham/BE-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Bantuan Rumah Swadaya di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2026 mulai direalisasikan.
Sebanyak 112 unit rumah dipastikan siap dibangun dari total target 181 unit yang telah dianggarkan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur tahun ini.
Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) ini menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Beltim terus mendorong percepatan pelaksanaan program ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, sehat, dan aman.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Penipuan Lahan Rp1,45 Miliar, Kades Keciput Kembali Ditahan Kejari Belitung
Kepala Dinas PUPR2RKP Beltim, Idwan Fikri, menyampaikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta. Alokasi dana tersebut telah diatur untuk kebutuhan material dan tenaga kerja.
“Dari pemerintah daerah, setiap penerima memperoleh bantuan Rp30 juta. Rinciannya, Rp27,5 juta digunakan untuk pembelian bahan bangunan, sementara Rp2,5 juta dialokasikan untuk biaya tenaga kerja,” jelas Idwan kepada Belitong Ekspres, Rabu 3 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa 112 unit yang siap dibangun telah melalui tahapan verifikasi administrasi dan teknis. Sedangkan sisanya masih dalam proses pengajuan lanjutan.
Proses penentuan penerima dilakukan secara selektif dan melibatkan berbagai pihak. Hal ini untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
BACA JUGA:Usai Kasus SPBU Nelayan Tanjung Rusa, DPRD Babel Cari Solusi Penyaluran BBM Kembali
“Pendataan kami lakukan dari berbagai aspek dan bekerja sama dengan pihak terkait, sehingga penetapan penerima bantuan sosial ini tidak keliru,” tegasnya.
Pada tahap awal pelaksanaan 2026, pemerintah daerah memprioritaskan penerima yang telah memenuhi seluruh persyaratan. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan program berjalan lancar.
Dari total target 181 unit rumah, saat ini baru 112 unit yang siap direalisasikan. Pemerintah optimistis seluruh target dapat terpenuhi pada tahap berikutnya.
“Untuk saat ini, baru 112 unit yang terverifikasi dan siap dilaksanakan. Sisanya masih dalam tahap pengajuan kedua, dan kami berharap seluruh target 181 unit dapat terealisasi sesuai rencana,” ujar Idwan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: