Pers Indonesia Berduka, Ketua Dewan Pers Meninggal Dunia, Selamat Jalan Prof AA

Senin 19-09-2022,00:59 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

BELITONGEKSPRES.CO.ID, JAKARTA - Keluarga Besar Pers Indonesia berduka. Ketua Dewan Pers, Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di usia 67 tahun.

Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di hospital Serdang Selangor Malaysia, Minggu tanggal 18 September 2022.

Ketua Dewan Pers yang akrab disapa Prof AA itu dikabarkan pada Jumat, 16 September 2022 terserang Covid-19. 

Almarhum sempat mendapat pertolongan sejak berada di atas pesawat menuju Selangor Malaysia dengan menggunakan alat bantuan pernapasan. 

BACA JUGA:DPRD Babel Minta Harga TBS Sawit di Belitung Segera Dinaikan, Minimal Sama Dengan Provinsi

Namun, kehendak sang maha pencipta, Prof AA yang sangat berkomitmen untuk Pers Indonesia kini telah tiada, pergi untuk selama-lamanya.

Keluarga besar Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) turut berduka cita atas perginya tokoh pers nasional yang mendidikasikan dirinya untuk pers Indonesia.

“Kami merasa kehilangan atas berpulangnya putra terbaik Indonesia yang diakhir hidupnya mendedikasikan dirinya untuk dunia pers di tanah air. Kita berdoa semoga almarhum diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT,” ujar Mahmud Marhaba dalam pesan singkat yang disampaikan ke disway.id.

BACA JUGA:DPKP Babel Dorong Kesetaraan Harga TBS Sawit di Belitung, PKS Terbatas Buat Harga Tidak Kompetitif

Sementara itu, Tokoh Muhammadiyah M. Din Syamsuddin menuturkan kepergian cendekiawan muslim Azyumardi Azra merupakan kehilangan bagi bangsa dan dunia Islam.

“Kita semua merasa kehilangan atas kepergian ke rahmatullah almarhum Prof. Dr. Azyumardi Azra. Kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi Bangsa Indonesia dan dunia Islam,” ujar Din Syamsuddin dalam pernyataan tertulisnya.

Din Syamsuddin mengatakan, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu merupakan cendekiawan Muslim. Prof Aan telah menebar hikmah kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan bermanfaat bagi pembangunan peradaban, terutama di dunia Islam.

BACA JUGA:SMAN 1 Manggar Gelar IHT, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Penting untuk Kurikulum Merdeka

“Saya dan Azyumardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pers, bertemu sebagai teman seangkatan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat masih bernama IAIN,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menceritakan bahwa bersama Azyumardi sempat duduk bersama di Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia.

Kategori :