Isyak Meirobie Tinjau Pasar Induk Tanjungpandan, Pantau Harga Komoditas

Kamis 19-01-2023,16:49 WIB
Reporter : Doddy Pratama
Editor : Redaksi BE

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie bersama Satgas Pangan dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) pantau harga komoditas di Pasar Induk Tanjungpandan, Rabu (18/1/2023).

Pemantauan harga merupakan tindaklanjut dari rapat koordinasi program kerja pengendalian inflasi daerah Kabupaten Belitung 2023 dilaksanakan di ruang rapat pemkab pada pagi harinya.

Di Pasar Induk Tanjungpandan Wabup Isyak mendatangi sejumlah pedagang, mulai dari pedagang daging ayam ras potong maupun pedagang sayuran dan bumbu dapur.

"Kami monitoring lapangan sesuai rencana, kami sudah rapat inflasi. Tanjungpandan inflasinya ditutup dengan angka yang cukup baik (pada 2022), paling rendah se-Sumatera," katanya.

BACA JUGA:Elnusa Petrofin Kuatkan Integritas SDM, 6.589 Pekerja Tes Urine Pemeriksaan Narkoba

BACA JUGA:Berbagi Kue Keranjang (BK2KL) Potret Harmonisasi Umat Beragama di RT 05 Dusun Aik Pelempang Jaya

"Ini 2023 baru mulai, ada beberapa komoditas yang harganya kurang wajar dan mau cari tahu penyebabnya," sambung Wabup Isyak.

Menurut Isyak, berdasarkan hasil pengecekan secara langsung, komoditas yang sama dijual berbeda-beda. Permasalahannya disebabkan ada keinginan besar pengusaha untuk dapat untung lebih banyak, sehingga berpengaruh terhadap inflasi.

Selain juga permasalahan dari sisi produksi. Seperti tingginya harga daging ayam rasa potong karena harga pakan naik dan harga bibit ayam yang fluktuatif.

Kekurangan stok barang saat permintaannya tinggi juga menjadi penyebab terjadinya kenaikan harga yang berpengaruh pada angka inflasi. 

BACA JUGA:Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Tanjungpandan Relatif Stabil

BACA JUGA:Desa Lalang Manggar Sudah Berusia 147 Tahun, 25 November Diusulkan Sebagai Hari Jadi

"Selama ini yang bisa menyumbang banyak potensi inflasi di ayam potong, cabai menurun, dan ikan akan mulai stabil bulan depan," jelasnya.

Oleh karena itu, kedepan TPID Kabupaten Belitung akan menindaklanjuti dengan membuat kalender inflasi. Kalender inflasi bisa memprediksi akan terjadinya inflasi di bulan-bulan tertentu. Dengan demikian dapat mengambil langkah intervensi.

"Sehingga itu dapat dipakai setiap tahun, jangan tidak tahu masalahnya, jadi berulang-ulang rapatnya," beber Isyak.

Kategori :