Saat ini, harga emas dunia berada di titik tertinggi sepanjang sejarah di level US$4.957,10 per troy ons, bahkan sempat menyentuh intraday US$4.966,59 per troy ons.
Kenaikan global tersebut ikut terasa di pasar domestik. Harga emas Antam melonjak Rp90.000 per gram menjadi Rp2.880.000, dari sebelumnya Rp2.790.000 per gram.
Sementara harga buyback juga ikut naik signifikan, dari Rp2.635.000 menjadi Rp2.715.000 per gram.
Tren Emas Diprediksi Masih Panjang, Tema Besar Pasar Sampai Akhir Dekade
Hans menilai tren penguatan emas masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.
Ia melihat ada tiga pendorong besar yang membuat emas tetap menarik: ketidakpastian global yang belum mereda, penurunan kepercayaan terhadap dolar AS, dan diversifikasi besar-besaran bank sentral dunia.
Hans menutup dengan menegaskan perubahan arah preferensi aset global ini bisa menjadi tema besar pasar keuangan hingga akhir dekade.
“Perubahan arah preferensi aset global ini akan menjadi tema besar pasar keuangan hingga akhir dekade,” pungkasnya.***