Pelaksanaan festival akan melibatkan sekolah sepak bola (SSB) dan klub pembinaan usia dini. Seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada standar dan regulasi pembinaan olahraga nasional.
BACA JUGA:Belitung Dikepung Karhutla, 4 Kebakaran Lahan Terjadi Dalam Sehari
BACA JUGA:Hotel untuk Liburan Akhir Pekan di Belitung, Pilihan Nyaman Melepas Penat
Dispora menargetkan kegiatan ini mampu melahirkan bibit atlet potensial sekaligus membangun database awal atlet muda Belitung sebagai dasar pembinaan lanjutan.
Edi berharap pelaksanaan Festival Usia Dini 2026 berjalan aman, tertib, dan sesuai regulasi.
Ia juga mendorong partisipasi aktif dari seluruh klub dan SSB agar ekosistem pembinaan olahraga di Belitung semakin berkembang.
“Harapannya, ke depan semakin banyak atlet muda berbakat yang bisa dibina secara berkelanjutan,” tandasnya.