2.000 Barcode BBM Subsidi Diblokir Pertamina Babel, Modus Nopol Palsu Terungkap

Sabtu 05-09-2026,08:53 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

PANGKALPINANG, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Upaya menyalahgunakan penyaluran BBM bersubsidi di Bangka Belitung (Babel) kembali terungkap.

Pertamina Patra Niaga memblokir sekitar 2.000 barcode kendaraan yang terindikasi menggunakan nomor polisi (nopol) palsu untuk berulang kali membeli BBM bersubsidi.

Pemblokiran dilakukan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan Pertamina untuk memastikan BBM bersubsidi diterima masyarakat yang berhak.

Kendaraan di Babel yang terindikasi menggunakan nopol palsu tersebut kini tidak lagi dapat melakukan pengisian BBM bersubsidi setelah barcode-nya diblokir.

BACA JUGA:SMSI Babel-OJK Perkuat Edukasi Keuangan, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

Hal itu disampaikan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepulauan Babel, Satriyo Wibowo Wicaksono dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2026).

“Kita sudah melakukan pemblokiran barcode terhadap kendaraan terindikasi berpelat nomor polisi palsu ini yang melakukan pengisian BBM subsidi secara ulang-ulang kali,” kata Satriyo.

2.000 Barcode Kendaraan Diblokir

Satriyo menjelaskan, pemblokiran dilakukan setelah Pertamina menemukan indikasi penggunaan barcode oleh kendaraan dengan identitas nomor polisi yang tidak sesuai.

Dari hasil pengawasan selama delapan bulan pertama 2026, sebanyak 2.000 barcode kendaraan telah masuk daftar pemblokiran.

Kendaraan yang barcode-nya telah diblokir dipastikan tidak dapat kembali menggunakan fasilitas tersebut untuk membeli BBM bersubsidi.

BACA JUGA:Cegah Flu Burung Masuk Babel, Karantina Tolak 3 Ayam Tanpa Dokumen

“Sejak Januari hingga Agustus 2026 telah melakukan pemblokiran 2.000 barcode kendaraan yang berpelat nomor polisi palsu, sehingga dipastikan pemilik kendaraan ini tidak bisa lagi mengisi BBM bersubsidi,” ujarnya.

Temuan ini menjadi perhatian karena praktik tersebut dilakukan untuk mendapatkan BBM bersubsidi secara berulang.

Jika dibiarkan, pola pembelian seperti itu berpotensi mengganggu ketepatan sasaran penyaluran BBM bersubsidi.

Nopol Palsu Disebut Dibuat dengan AI

Pertamina Babel menemukan modus yang digunakan tidak sekadar memanfaatkan identitas kendaraan yang tidak sesuai.

Kategori :