TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Punya desil rendah belum otomatis berarti bantuan sosial (bansos) akan masuk ke rekening atau diterima di rumah.
Namun, posisi dalam pemetaan kesejahteraan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika pemerintah menentukan sasaran program bantuan.
Dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), kondisi sosial ekonomi masyarakat dipetakan ke dalam 10 kelompok desil.
Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula posisi kesejahteraan relatif keluarga dalam pemetaan tersebut.
Untuk sejumlah program perlindungan sosial pada 2026, kelompok Desil 1 hingga Desil 4 menjadi prioritas utama.
Sementara Desil 5 masih memiliki peluang, tetapi tidak berada pada tingkat prioritas yang sama.
Karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui peluang dan status penerimaan bansos September 2026 perlu memahami posisi masing-masing dalam desil.
Terlebih, penetapan penerima tidak hanya melihat angka desil. Kriteria program, kuota, serta hasil pemutakhiran data juga ikut menentukan.
BACA JUGA:Kenapa Desil Dipakai untuk Bansos? Kemensos dan BPS Beri Penjelasan
5 Desil yang Jadi Prioritas Bansos 2026
Secara umum, terdapat lima kelompok desil yang perlu diperhatikan ketika membahas sasaran bansos.
Empat kelompok terbawah menjadi prioritas lebih tinggi. Sementara kelompok kelima memiliki peluang yang lebih terbatas.
Berikut penjelasannya.
1. Desil 1
Desil 1 berada di posisi terbawah dalam pemetaan kesejahteraan DTSEN.
Kelompok ini menggambarkan rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Oleh karena itu, masyarakat yang masuk kategori ini menjadi salah satu kelompok yang sangat diperhatikan dalam program perlindungan sosial.