Alamat situs juga tidak boleh luput dari perhatian. Kesalahan ejaan pada nama organisasi, domain yang mencurigakan, atau alamat yang menyerupai situs resmi tetapi memiliki perbedaan kecil dapat menjadi tanda bahaya.
Kaspersky menyarankan konsumen melakukan pembelian melalui toko resmi atau pengecer yang terpercaya.
Jangan Sembarangan Masukkan Data Kartu
Selain memeriksa alamat situs, pengguna sebaiknya tidak terburu-buru memberikan data pribadi ketika melakukan pembelian online.
Kaspersky merekomendasikan penggunaan kartu virtual atau layanan pembayaran khusus transaksi online untuk mengurangi risiko apabila informasi pembayaran disalahgunakan.
Pengguna juga dianjurkan menggunakan solusi keamanan yang mampu mendeteksi dan memblokir tautan phishing.
Untuk akun dan aplikasi keuangan, autentikasi multifaktor juga dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan.
BACA JUGA:iPhone 18 Pro & Pro Max Meluncur: Harga Mulai Rp19 Jutaan, Kapan Masuk Indonesia?
Langkah lain yang tidak kalah penting adalah memeriksa riwayat transaksi secara berkala. Jika terdapat transaksi yang tidak dikenali, pengguna dapat segera mengambil tindakan untuk mengamankan akun dan metode pembayaran.
Pada akhirnya, antusiasme terhadap iPhone 18 sebaiknya tidak membuat calon pembeli mengabaikan keamanan.
Harga murah, bonus besar, pilihan pembayaran fleksibel, atau klaim stok terbatas bukan alasan untuk langsung memasukkan data pribadi ke sebuah situs.
Sebelum melakukan pembayaran, periksa kembali alamat situs, bandingkan informasi produk dengan sumber resmi, dan pastikan transaksi dilakukan melalui kanal yang benar-benar terpercaya.