Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pemkab Selesaikan Permasalahan Aset Perumnas

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pemkab Selesaikan Permasalahan Aset Perumnas

TANJUNGPANDAN - Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung segera menyelesaikan pelimpahan aset Perumahan Nasional (Perumnas) yang berada di Desa Air Pelempang Jaya, Tanjungpandan.

Hal itu disampaikan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Belitung, dalam kata akhir Fraksi PDI Perjuangan terhadap pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Belitung Tahun Anggaran 2020, Senin (12/7) kemarin.

Menurut Anggota Fraksi PDI Perjuangan Vina Cristyn Ferani, mereka fokus pada laporan hasil pemeriksaan BPK, dan mengapresiasi tindak lanjut dari apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Belitung. Tapi ada beberapa hal yang hingga saat ini belum tuntas, salah satunya adalah pelimpahan aset Perumnas.

"Mungkin ini sudah lama sekali, dan kami dari fraksi PDI Perjuangan pun bukan kali ini kami meminta untuk pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan pelimpahan (aset Perumnas) dan kami dari komisi II sudah beberapa kali menindaklanjuti, tapi sampai hari ini juga belum ada realisasi," kata Vina kepada Belitong Ekspres.

Menurut Vina, pelimpahan aset Perumnas tersebut sangatlah penting karena itu akan jadi awal Pemerintahan Kabupaten Belitung untuk dapat menganggarkan dana untuk membangun Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos).

"Yang paling utama itu adalah perbaikan jalan dan hal itulah yang paling sering dikeluhkan masyarakat dan kami sebagai wakil rakyat sering mendengar keluhan masyarakat ini," terang Vina yang juga pengusaha muda Belitung.

Perempuan yang duduk di komisi II DPRD Belitung itu menyebutkan, padahal saat ini mereka sudah masuk tahun ke dua menjabat ke DPRD. Akan tetapi mereka merasa belum mendapatkan jawaban yang memuaskan untuk masalah pelimpahan aset tersebut.

"Nah untuk itu lah kami harapkan bisa segera selesai, realisasikan pembangunan Fasum pembangunan jalan di perusahaan. Sehingga masyarakat di Desa Air Pelempang Jaya bisa mendapatkan kepuasan dari apa yang mereka harapkan selama bertahun-tahun ini," tegasnya.

Kemudian Vina menjelaskan, penyebab atau kendala belum terealiasinya aset itu ke Pemkab Belitung, karena kurangnya koordinasi antara pihak-pihak terkait. Padahal tambah dia, tim verifikasipun sudah dibentuk untuk menyelesaikan masalah ini.

Maka dari itu dia berharap agar seluruh elemen yang berkaitan dapat saling membantu dan berkomunikasi dengan baik sehingga masalah ini dapat terselesaikan. "Saya yakin dengan koordinasi yang baik, komunikasi yang baik, permasalahan ini gak akan berlarut-larut," tandas Vina .(dod)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: