Takjil di Kecamatan Manggar Aman dari Zat Berbahaya

Takjil di Kecamatan Manggar Aman dari Zat Berbahaya

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR - Makanan untuk berbuka puasa atau takjil di wilayah Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim, dipastikan aman dari zat berbahaya. Hal itu setelah sebanyak 22 sampel takjil dilakukan pengujian secara acak oleh Loka POM Belitung, Jum'at (8/4) kemarin. Pengujian sampel Loka POM juga melibatkan Dinas Kesehatan dan Unit Metrologi DPMPTSPP Kabupaten Beltim. Kepala Loka POM Belitung Singgih Prabowo Adi kepada wartawan mengatakan pengambilan sampel dilakukan secara acak ke beberapa penjual takjil yang ramai. Dia menjelaskan, dari 22 sampel itu diantaranya bakso, empek-empek dan minuman. Petugas Loka POM menguji potensi barang- barang berbahaya seperti kandungan boraks, formalin, rhodamin B, dan methanyl yellow. "Alhamdullilah dari 22 sampel negatif dari barang berbahaya. Jadi masyarakat Manggar aman untuk konsumsi takjil disini," ujarnya Singgih, Jum'at (8/3). Dia menambahkan, kedepannya, juga akan diadakan uji sample makanan di beberapa kecamatan lain yang ada di wilayah Kabupaten Beltim. Singgih menekankan masyarakat bisa juga melihat langsung kondisi makanan yang mencurigakan mengandung bahan berbahaya dengan kasat mata, namun kepastian kandungan tetap harus diuji di laboratorium. "Untuk yang pakai pewarna berbahaya, biasanya warnanya sangat mencolok. Seperti untuk Rhodamin B warna merah dan kuning, sangat terang karena digunakan untuk bahan kain. Terus juga untuk Boraks, tingkat kekenyalan tinggi jadi kalu dipakai untuk bakso bisa mantul-mantul," jelas Singgih. Singgih pun mengimbau jika masyarakat menemukan kecurigaan adanya penganan atau makanan seperti itu dapat langsung menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim ataupun Loka POM Belitung. Pemeriksaan bahan makanan sebelumnya juga telah dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur. Mereka telah melakukan uji sampel makanan terlebih dahulu tepatnya pada awal Ramadan. Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Yulhaidir Kabupaten Beltim menyampaikan, sebelumnya uji sampel juga dilakukan terhadap 66 jenis makanan yang ada di Kecamatan Manggar. "Alhamdullilah negatif semua, kemudian juga di Kecamatan Gantung dan Kelapa Kampit juga sudah dilaksanakan dan hasilnya sama negatif," ujarnya. (msi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: