Komisi 1 DPRD Babel Kunjungi Desa Batu Itam, Bahas Kearsipan dan Perpustakaan Desa

Komisi 1 DPRD Babel Kunjungi Desa Batu Itam, Bahas Kearsipan dan Perpustakaan Desa

Foto bersama usai Komisi 1 DPRD Provinsi Babel mengunjungi Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk-Ist-

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN - Komisi 1 DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) kunjungi Desa Batu Itam Kecamatan Sijuk, Belitung guna berkoordinasi bahas kearsiapan dan perpustaan desa.

Kunjungan sekaligus silaturahmi ke Kantor Desa Batu Itam dipimpin oleh wakil ketua komisi 1 DPRD Provinsi Babel H Taufik Mardin, bersama anggota Zarkani, Erwandi A Rani dan Beliadi.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Desa Batu Itam, Mulkan beserta jajarannya, bertempat di ruang pertemuan Kantor Desa, Rabu (13/7) kemarin.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Babel H Taufik Mardin, mengatakan mereka berkoordinasi karena desa merupakan mitra mereka. Koordinasi terutama berkaitan dengan kearsipan di Desa Batu Itam.

"Di suatu organisasi atau pemerintahan itu memang dituntut masalah kearsipan, jangan sampai ganti kepala desa dan ganti juga kearsipan," kata Taufik Mardin.

BACA JUGA:Bupati Lepas 65 Kontingen Belitung, Target 3 Besar Perolehan Medali Popda Babel

BACA JUGA:94 Kontingen Beltim Ikuti Popda Babel, Aan: Cabor Sepak Bola Harus Juara, Kalah Push Up

Sebab kata Taufik, saat ini masih banyak desa di Provinsi Babel yang kurang baik masalah kearsipan. Apalagi masalah tanah dan lain-lainnya.

Politisi PDI Perjuangan itu, berharap Desa Batu Itam meningkatkan kepatuhan masalah kearsipan, sehingga tidak ada kejadian dikemudian hari.

Selain kearsipan, mereka juga berharap Desa Batu Itam meningkatkan atau mengoptimalkan perpusatakaan desa yang ada. Itu guna memberikan ruang bacaan kepada masyarakat terutama anak-anak, sehingga tidak terpaku pada Handphone atau Smartphone.

BACA JUGA:Satpol PP Beltim Tertibkan Bangunan Liar di Danau Nujau Gantung, Kedapatan Jual Minol

BACA JUGA:Anak Kades di Belitung Mencuri Hp Bersama Pacar, Dituntut 1 Tahun dan 8 Bulan Penjara

"Smartphone itu ada hal positif namun ada juga negatif. Jadi bagaimana menarik minat baca buku masyarakat baik anak-anak, ibu-ibu dan lainnya," ujar Taufik Mardin.

Sementara itu, anggota komisi 1 DPRD Babel Erwandi A Rani menyebutkan suatu organisasi arsip itu penting. Dengan arsip suatu organisasi atau desa itu bekerja, semisal masalah anggaran, biasa akan berkaca pada tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: