PT Timah Benahi Tata Kelola Pertambangan, Ini 7 Perubahan Penting yang Diterapkan

Selasa 10-03-2026,00:26 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

Kemudian kerja sama dengan koperasi sebagai pendukung kegiatan operasional, serta penguatan peran penambangan yang dilakukan langsung oleh PT Timah.

Menurut Handy, pembaruan ini diharapkan mampu menciptakan sistem kerja yang lebih tertib dan transparan sekaligus menjaga keberlanjutan aktivitas pertambangan timah di wilayah operasional perusahaan.

BACA JUGA:Motif Penyelundupan Timah Ilegal Beltim ke Malaysia Terungkap, Dari Rp180 Ribu Jadi Rp900 Ribu

BACA JUGA:Lokasi Pengolahan Timah Ilegal di Beltim Dibongkar Bareskrim, Penyelundupan ke Malaysia Terendus

Mitra Usaha Diminta Taat Regulasi

Direktur Produksi dan Komersial PT Timah, Ilhamsyah Mahendra, menegaskan bahwa keberhasilan perbaikan tata kelola sangat bergantung pada komitmen seluruh mitra usaha untuk mematuhi regulasi dan administrasi yang berlaku.

Ia mengatakan, tata kelola yang baik akan memberikan kepastian bagi semua pihak sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang sehat.

“Tujuh inisiatif ini kita lakukan bersama-sama untuk memperbaiki tata kelola pertambangan dan aspek administratif. Dengan tata kelola yang baik, aktivitas bisnis dapat berjalan lebih tertib, aman, dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Transformasi Internal Perusahaan

Upaya pembenahan tata kelola ini juga diikuti dengan transformasi internal perusahaan.

Pada hari yang sama, Direktur SDM PT Timah Ratih Mayasari memberikan motivasi kepada para karyawan dalam program Bincang Transformasi.

BACA JUGA:6,85 Ton Timah Ilegal Belitung Gagal Diselundupkan ke Jakarta, Modus Baru Terbongkar

BACA JUGA:Wow! Harga Timah Dunia Menggila di 2026, Sempat Sentuh Rekor Tertinggi

Dalam kegiatan tersebut, Ratih mengingatkan pentingnya sikap adaptif di tengah perubahan perusahaan, sekaligus menekankan aspek keselamatan kerja dan semangat kerja karyawan.

“Transformasi adalah keniscayaan untuk mewujudkan perbaikan. Transformasi ditunjukkan dengan pertumbuhan bisnis dan fundamental perusahaan yang baik. Proses ini perlu didukung semua pihak,” katanya.

Perkuat Sinergi dengan Aparat dan Regulator

Sebelumnya, PT Timah juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tata Kelola Pertambangan dan Kemitraan serta Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, di antaranya Jamdatun Kejaksaan Agung RI Narendra Jatna, Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI Mayjen TNI Rudi Purnomo.

BACA JUGA:Polres Belitung Gagalkan Penyelundupan 49 Karung Timah Ilegal, Ini Pengakuan Sopir Truk

Kategori :