Kasus 10 Ton Timah, Ketua DPC Gerindra Belitung Buka Suara dan Bantah Terlibat

Rabu 12-08-2026,22:30 WIB
Reporter : Ainul Yakin
Editor : Yudiansyah

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bangka Belitung (Babel), Kolonel Marinir Yulindo, sebelumnya juga belum memberikan penjelasan rinci mengenai perkara tersebut.

Ia belum menjelaskan status barang bukti maupun pihak yang bertanggung jawab atas mineral tersebut.

Yulindo menyebut penanganan perkara masih dalam tahap pengembangan dan pendalaman.

"Kite agik pengembangan dan pendalaman, ndak tahu aku masalah yang diatas, kamek lum ade press release karena agar jangan sampai pengembangan terputus ke pemain besarnya," kata Yulindo kepada Belitong Ekspres.

BACA JUGA:Ricuh! Massa Penambang Bakar Kantor Unit PT Timah di Gantung Belitung Timur

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aparat masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian perkara secara lebih utuh.

Termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan pengiriman atau penguasaan pasir timah tersebut.

Karena itu, status hukum setiap pihak yang dikaitkan dengan perkara masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi aparat berwenang.

Haji Juna sendiri telah menyampaikan bantahan secara terbuka terhadap informasi yang mengaitkan dirinya dengan penyimpanan maupun penyitaan sekitar 10 ton pasir timah.

Partai Gerindra Belitung juga meminta nama institusi tidak dikaitkan dengan perkara tersebut sebelum terdapat fakta dan proses hukum yang jelas.

Sementara itu, TNI AL masih melanjutkan pendalaman untuk mengungkap rangkaian kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kategori :