Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam Seminar Literasi Aset Kripto dan Ekonomi Digital SMSI Babel bersama UBB.
Di tengah pertumbuhan investor dan semakin mudahnya akses terhadap aset digital, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami peluang.
Mereka juga perlu memahami apa yang dibeli, bagaimana aset tersebut bekerja, bagaimana regulasinya, serta risiko yang mungkin muncul.
BACA JUGA:RRI-SMSI Perkuat Kolaborasi, Jurnalis Dituntut Makin Cakap di Era Digital
Sebab, potensi keuntungan besar tidak pernah berdiri sendiri dalam investasi kripto. Di balik peluang cuan, terdapat kemungkinan penurunan nilai yang juga dapat terjadi dalam waktu singkat.
Karena itu, jangan membeli aset kripto hanya karena FOMO. Kenali asetnya, pahami risikonya, cek legalitas platform, dan lakukan riset sebelum membuat keputusan investasi.