Desa Lalang Manggar Sudah Berusia 147 Tahun, 25 November Diusulkan Sebagai Hari Jadi

Desa Lalang Manggar Sudah Berusia 147 Tahun,   25 November Diusulkan Sebagai Hari Jadi

Sarasehan penetapan Hari Jadi Kampung Lalang Manggar yang ditelah disepakati pada tanggal 25 November 1876-Ist-

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Tanggal 25 November 1876 telah diusulkan sebagai Hari Jadi Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Timur (Beltim) Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Usulan penetapan hari jadi merujuk sejarah terbentuknya Desa atau Kampung Lalang, Manggar, yang sudah berusia 147 tahun berdiri.

Dulunya, perluasan wilayah Distrik Manggar termasuk perluasan pemukiman untuk para pejabat administrator Billiton Maatschappij Manggar.

Ada juga kediaman Letnan Gubernur sipil serta pembangunan barak militer 1876. Maka dipilihlah suatu kawasan  di wilayah Bukit Manggar. 

BACA JUGA:Ciri-ciri Pelaku Pencuri Kalung Emas Anak TK di Tanjungpandan, Ini Penuturan Gurunya

Kawasan itu dulunya biasa disebut kampung bukit yang berada di wilayah Manggar lama. Untuk saat ini kawasan tersebut berada di wilayah Desa Mekar Jaya (Kampung Gunung) Manggar Belitung Timur.

Masyarakat pribumi yang bermukim di kawasan bukit Manggar lama itu melakukan kesepakatan dengan pihak Belanda. Inti kesepakatan itu, apabila mereka di pindahkan maka di tempat yang baru harus dibangunkan sebuah masjid yang permanen. 


--

Dalam upaya perpindahan itu, perwakilan negosiator untuk kesepakatan tersebut salah satunya Datuk Akhmad (Datuknya Yusril Ihza Mahendra) sebagaimana tulisan Yusril Ihza Mahendra "Kenang kenangan masa kecil"

Setelah kesepakatan itu di setujui oleh pihak Belanda maka masyarakat kampung bukit Manggar lama dipindahkan ke kaki Bukit Samak. Yaitu kampong Lalang (di dalam peta yang di buat oleh De groot pada tahun 1875, wilayah tersebut bernama Pangkal Lalang).

BACA JUGA:Serma Rachmad Sigap Amankan Pelaku Jambret di Tanjungpandan

Sesuai dengan janji kesepakatan Belanda akhirnya membangun sebuah Mesjid. Dan Datuk Akhmad lah yang meletakkan batu pertama pembangun mesjid. Pada tahun 1901 Mesjid Jami' ini diresmikan menurut nara sumber yaitu Rizal Abas 87 tahun.

Mesjid Jami' ini cukup unik dengan 1 tiang penyanggah di tengah bangunan dan terdapat 5 pintu besar. Kemudian mesjid tersebut bernama Mesjid Jami’. Saat ini telah menjadi Islamik Centre, bangunan sebagai bukti sejarah di Desa Lalang.

Pemerhati sejarah kota Manggar, Rico Pebrico bercerita bahwa dirinya mulai mencari tahu sejarah Kampong Lalang setelah kunjungannya ke Perpustakaan Daerah.

Sumber: