Pemkot Pangkalpinang Genjot PAD 2023, Bakeuda Cetak Massal SPPT PBB-P2

Pemkot Pangkalpinang Genjot PAD 2023, Bakeuda Cetak Massal SPPT PBB-P2

Kepala Bakueda Kota Pangkalpinang, Budiyanto --

PANGKALPINANG, BELITONGEKSPRES.CO.ID  - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) terus berupaya meningkatkan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2023 ini.

Salah satunya Bakeuda Kota Pangkalpinang akan mengoptimalkan PAD dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang menyumbang cukup besar. 

Guna mengoptimalkan realisasi PBB-P2, Bakeuda Pangkalpinang sejak Minggu pertama Januari 2023 langsung bekerja cepat. Yakni, mencetak massal SPPT PBB-P2 2023 dengan beberapa tahapan.

Kepala Bakeuda Kota Pangkalpinang, Budiyanto mengatakan, pihaknya cleansing data sampai dengan cetak massal, yang kemudian tahap akhir pendistribusian.

BACA JUGA:Jawab Spekulasi Kandidat PDIP di Pilgub Babel, Wali Kota Pangkalpinang Berikan Pernyataan Tegas

 "Alhamdulillah hari ini pencetakan SPPT PBB-P2 sudah rampung, sehingga Penyelesaian atas permohonan baru Objek Pajak (PBB-P2) dapat segera dimulai melalui mode pencetakan susulan," ucap Budiyanto.

Pembayaran PBB 2023 kini sudah dapat dilakukan melalui Bank SumselBabel, transfer virtual account, marketplace Tokopedia, Indomaret dan Alfamart.

"Untuk selengkapnya masyarakat Kota Pangkalpinang bisa mengakses cekpbb.pangkalpinangkota.go.id," jelas Budiyanto.

Pelaksanaan cetak massal SPPT PBB-P2 di awal tahun ini, selain meningkatkan pencapaian target juga untuk menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada wajib pajak.

BACA JUGA:Kejurnas Basket U-15 Perbasi Sukses, Wali Kota Pangkalpinang Siap Event Selanjutnya

Upaya lain Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam optimalisasi pendapatan daerah Sektor PBB-P2, yakni dengan Digitalisasi Database PBB-P2 yang up to date secara bertahap, berkelanjutan dan terukur.

Yaitu, melalui koordinasi bersama kecamatan, kelurahan, RT/RW dan masyarakat terkait, serta pengawasan dan evaluasi untuk memastikan pengelolaan pajak sudah berjalan sesuai rencana.

"Saya berharap cetak massal SPPT PBB-P2 yang dilakukan lebih awal ini mampu meningkatkan pelayanan penyampaian SPPT PB-P2 serta diterima oleh wajib pajak tepat waktu," harapnya.

Budiyanto menambahkan para tahun 2022 lalu PBB-P2 Kota Pangkalpinang kembali melampaui target 111,98 % yakni sebesar 16,2 miliar. Oleh karena itu, tahun 2023 diharapkan juga bisa melampaui target.

Sumber: