Tegas! KUB Nelayan Beltim Tetap Tolak Tambang Timah di Bibir Pantai Lalang, Ini Peran CV Aldo

Tegas! KUB Nelayan Beltim Tetap Tolak Tambang Timah di Bibir Pantai Lalang, Ini Peran CV Aldo

Aktivitas tambang timah di bibir Pantai Desa Lalang Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim--

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kelompok usaha bersama (KUB) Belitung Timur (Beltim) tetap pada berpendirian dan tegas menolak aktivitas tambang timah di Bibir Pantai Desa Lalang Kecamatan Manggar. 

Mereka juga membantah pernyataan di media masa yang menyebut pihak nelayan telah bersepakat damai dan menyetujui aktivitas pertambangan di bibir pantai destinasi wisata nomor 1 di Kabupaten Beltim itu.

Salah seorang nelayan, Hendryani mengungkapkan, sebelumnya memang pernah ada pertemuan antara penambang dengan CV Aldo, Kapolsek Manggar, dan 5 orang nelayan.

Akan tetapi, Hendryani membantah pernyataan yang menyebut pihak KUB nelayan Beltim telah mengizinkan aktivitas pertambangan di bibir Pantai Lalang.

BACA JUGA:Larangan Diacuhkan, KUB Nelayan Laporkan Tambang Ilegal di Pantai Lalang ke Polres Beltim

BACA JUGA:Politisi Gerindra Beliadi Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Babel

"Memang benar kemarin ada pertemuan. Tapi tidak ada pernyataan dari kami yang mengizinkan bahwa aktivitas tambang itu diperbolehkan dan tidak ada hitam di atas putih atas mediasi tersebut," tegasnya kepada wartawan, Senin (6/2/2023).

Hendryani kembali menegaskan bahwa para nelayan sampai kapanpun tidak akan pernah memusuhi para penambang. Sebab, memang sama-sama hanya bekerja mencari makan.

"Kami tidak memusuhi penambang, tidak melarang menambang, tetapi menambang lah di tempat lain yang jauh dari pantai, karena penambangan itu merugikan kami nelayan," sebutnya.

Dia juga meminta pemerintah daerah (Pemda) Beltim untuk memberikan solusi terkait permasalahan ini.  Tujuannya, supaya para penambang dan nelayan sama-sama bisa mencari nafkah untuk keluarganya. 

BACA JUGA:Pria Beristri di Buluh Tumbang Nekat Gantung Diri Diduga Karena Penyakit?

BACA JUGA: 2 Pemuda 3 Kali Bobol Rumah Guru di Tanjungpandan, Hasil Curian untuk Makan

Di sisi lain komentar berbeda disampaikan Kepala Desa Lalang, Muhamad. Ia menyatakan permasalahan pihak KUB nelayan dan penambang sudah berakhir damai.

"Kemarin sudah ada mediasi dan telah tercapai kesepakatan antara PT Timah melalui CV Aldo, penambang, nelayan, dan pemerintah desa," kata Muhamad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: