Ia menilai momentum positif berpeluang muncul pada paruh kedua tahun tersebut.
BACA JUGA:CAD/JPY Melemah di Timeframe H4, Tekanan Bearish Mulai Menguat
Butterfill menyoroti sejumlah faktor kunci. Salah satunya adalah pergantian Ketua Federal Reserve AS setelah masa jabatan Jerome Powell berakhir pada Mei.
Arah kebijakan suku bunga berikutnya dinilai akan sangat menentukan sentimen pasar.
Selain itu, kepastian regulasi melalui RUU Clarity Act yang mengatur aset digital di AS diperkirakan menjadi katalis penting bagi pasar kripto.
Dari sektor perbankan, Standard Chartered memproyeksikan harga bitcoin mencapai US$150.000 pada 2026. Target ini lebih rendah dibanding proyeksi sebelumnya yang sempat mencapai US$300.000.
BACA JUGA:5 Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cuan Saldo DANA Sambil Rebahan
Revisi tersebut dilakukan setelah koreksi harga bitcoin pada 2025. Meski demikian, bank menilai penurunan tersebut masih tergolong wajar dalam siklus pasar kripto.
Geoff Kendrick, Global Head of Digital Asset Research Standard Chartered, menyebut pembelian bitcoin oleh perusahaan DAT kemungkinan tidak lagi menjadi pendorong utama harga.
Menurutnya, arus dana ke produk exchange-traded fund (ETF) berbasis bitcoin akan memainkan peran lebih besar ke depan.
Optimisme juga datang dari Maple Finance. CEO Sidney Powell memasang target harga bitcoin US$175.000 pada 2026.
BACA JUGA:Kenapa USDCAD Bergerak Kuat? Ini Pengaruh Harga Minyak dan Bank Sentral
Ia melihat potensi penurunan suku bunga dan peningkatan adopsi institusional sebagai pendorong utama.
Powell menilai tonggak penting pada 2026 adalah ketika nilai pinjaman berbasis bitcoin melampaui US$100 miliar.
Ia meyakini investor akan semakin memilih meminjam dengan jaminan bitcoin ketimbang menjual asetnya.
Strategi tersebut dinilai dapat menekan pasokan di pasar dan mengurangi tekanan jual, sehingga mendukung kenaikan harga dalam jangka menengah.