Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp807,8 Triliun Hingga Kuartal II-2025

Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp807,8 Triliun Hingga Kuartal II-2025--(Dok: BRI)
BACA JUGA:Agen BRILink Kian Menjamur, Mudahkan Warga Pelosok untuk Transaksi Online hingga Beli Pulsa
Portofolio hijau ini meliputi energi baru terbarukan (EBT), transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, produk ramah lingkungan, serta kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) lainnya.
Seluruh pembiayaan tersebut merujuk pada POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, yang menjadi acuan bagi lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik dalam menyalurkan dana ke sektor hijau.
Kontribusi pada SDGs dan Ekonomi Nasional
Menurut Ahmad Solichin, pencapaian portofolio sustainable finance BRI tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
Secara khusus, BRI berkontribusi pada SDGs No. 8: Decent Work and Economic Growth dan SDGs No. 11: Sustainable Cities & Communities. Integrasi prinsip keberlanjutan ini telah menjadi strategi bisnis BRI agar sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional maupun global.
BACA JUGA:Agen BRILink Kian Menjamur, Mudahkan Warga Pelosok untuk Transaksi Online hingga Beli Pulsa
Penerbitan Green Bond, Social Bond, dan Sustainability Bond
Selain penyaluran kredit, BRI juga aktif menerbitkan instrumen pendanaan berbasis keberlanjutan, antara lain Sustainability Bond, Green Bond, dan Social Bond.
Hingga Triwulan II-2025, portofolio sustainable funding BRI tercatat sudah mencapai 65,65% dari total wholesale funding yang berhasil dihimpun.
Dalam penerbitan instrumen ini, BRI mengacu pada regulasi nasional, termasuk POJK No. 60 Tahun 2017 terkait penerbitan green bond, serta peraturan terbaru yakni POJK No. 18 Tahun 2023.
Tak hanya itu, BRI juga merujuk pada guidelines dari International Capital Market Association (ICMA) agar sesuai dengan standar global.
BACA JUGA:Lewat Pameran BRI, Haluan Bali Tembus Pasar Dunia dengan Fashion Digital Berkelanjutan
Dampak Nyata dari Proceed Green Bond
Hasil penerbitan green bond dan social bond BRI diarahkan ke berbagai sektor berkelanjutan. Beberapa di antaranya adalah:
- Renewable Energy, melalui pembiayaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
- Sustainable Land Use, seperti pembiayaan ke sektor perkebunan kelapa sawit bersertifikasi keberlanjutan.
- Employment Generation dan Socioeconomic Advancement, lewat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Umum Pedesaan (Kupedes).
Dengan demikian, proceed dari instrumen pendanaan tidak hanya memberi keuntungan finansial, tetapi juga mendorong transformasi sektor ekonomi menuju arah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: