Pemkot Pangkalpinang Luruskan Informasi Penghapusan Honorer, Ini Kata Molen di Hadapan Ribuan PHL

Pemkot Pangkalpinang Luruskan Informasi Penghapusan Honorer, Ini Kata Molen di Hadapan Ribuan PHL

Pemkot Pangkalpinang mengumpulkan ribuan PHL dalam Apel Akbar di Stadion Depati Amir, Kamis (4/8) pagi-Ist-

BELITONGEKSPRES.CO.ID, PANGKALPINANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang luruskan informasi terkait isu penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang.

Untuk meluruskan informasi tersebut Pemkot Pangkalpinang mengumpulkan ribuan PHL dalam Apel Akbar di Stadion Depati Amir, Kamis (4/8) pagi.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil hadir di hadapan ribuan PHL tersebut. Sebab tenaga honorer harus  mendapatkan sosialisasi dan informasi yang benar demi masa depan mereka. 

Menurut pria yang akrab disapa Molen,  penyampaian tentang informasi tersebut tidak ada niatan apa-apa atau muatan politik. 

BACA JUGA:Ferdy Sambo Muncul ke Publik dengan Gagah, Hingga Kejutan Kapolri Terkait Penanganan Kematian Brigadir J

Juga tidak ada permainan apa-apa perihal pengangkatan PPPK. Molen hanya ingin berbuat untuk tenaga honorer hanya mengharapkan ridho Allah SWT dan mendapatkan surga-Nya. 

"Tidak ada dusta di antara kita, tidak ada wani piro pengangkatan PPPK. Molen di sini selagi ku wali kota, ku pengen masuk surga karena honorer ini. Jangan coba-coba ada permainan curang di Pangkalpinang," tegasnya.

Sampai detik ini menurut Molen dia tidak pernah sama sekali meminta uang untuk pengangkatan honorer di Pangkalpinang. 

Dia menegaskan jangan sampai main-main untuk hal ini, bahkan dia meminta untuk melapor jika ada yang coba-coba bermain. ia juga menerangkan telah memiliki pengalaman mengurusi tenaga honorer. 

BACA JUGA:Nasib Apes Penjual Sayur di Belitung, Ditabrak Truk Mobil Hancur dan Nyaris Ludes Terbakar

Kata Molen, dia pernah menjadi yang terbaik se-Indonesia kala diamanatkan sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pemerintah Kabupaten OKI. 

Saat menjadi Pj Bupati Kabupaten OKU, dia menceritakan banyak tenaga honorer yang menangis melepas tugasnya sebagai penjabat Bupati tersebut. 

Saat ini, ia ingin melakukan hal yang sama sebagai kenang-kenangan di kampung halamannya yakni Pangkalpinang. 

"Hari ini kite sama rata, sama rasa, kalo mau diangkat hilangkan iri dengki, taipau segala macam. Ku minta semua, bersihkan hati ini, buang iri dengki, berpikir negatif, yakinlah bukan hari ini saya ngurus masalah honorer. Jangan cerudik, jangan dak kawa nyusah," urainya.

Sumber: babelpos.id