Waspada, Wabah Penyakit Cacar Monyet Sudah Masuk Jakarta, Kemenkes Jelaskan Gejala Pasien

Waspada, Wabah Penyakit Cacar Monyet Sudah Masuk Jakarta, Kemenkes Jelaskan Gejala Pasien

Ilustrasi: Wabah cacar monyet kini sudah masuk Indonesia--Wikipedia

Tidak hanya itu, ia juga mengalami gejala ringan seperti ruam di bagian wajah, telapak tangan, kaki dan sekitaran alat kelaminnya. 

"Tanggal 14 (Agustus, 2022) ada gejala demam dan pembesaran kelenjar limpa, ada cacar ruam, di muka, tangan, dan sebagian di alat kelamin," jelasnya. 

BACA JUGA:Warga Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Begini Kronologi Kejadian

BACA JUGA:Susul Ferdy Sambo, Putri Chandrawati Resmi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Tapi...

Ketiga diketahui mengalami gejala itu, Syahril mengatakan bahwa petugas dengan sigap langsung menangani pasien tersebut dengan melakukan pemeriksaan PCR. 

"Dalam hitungan 2 hari sudah dilakukan, tadi malam sudah positif terkonfimasi," sebut Syahril.

Setelah dinyatakan positif terkonfirmasi cacar monyet, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung melakukan surveilans kepada orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien tersebut. 

"Pihak Dinkes melakukan pemeriksaan, apakah kasus cacar monyet yang menular memerlukan kontak tresin pernah kontak erat dengan pasien tersebut," jelasnya. 

BACA JUGA:Tujuh Seri Pecahan Uang Kertas Baru 2022, Resmi Diluncurkan Bank Indonesia

BACA JUGA:Presiden Jokowi Sorot Tingginya Inflasi Babel, Begini Respon Penjabat Gubernur

Lebih lanjut, sebelumnya terdapat 23 orang yang diduga terkena cacar monyet dan sudah dilakukan PCR serta surveilans. Dari 23 orang tersebut, 22 diantaranya dinyatakan negatif . 

"Ada 22 suspek semua sudah dilakuakan pcr dan survailens, semuanya negartif, tidak terjadi penularan lebih lanjut dan pasien tersebut bukan cacar monyet," kata dia. 

Pada saat ini kondisi pasien yang dinyatakan positif cacar monyet dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami sakit berat. 

Dengan kondisi itu, Syahril mengatakan, pasien tidak perlu sampai dirawat atau isolasi di rumah sakit. Pasien cukup dengan melakukan isolasi mandiri dirumah. 

BACA JUGA:Penjabat Gubernur Babel Gerah Ditanya Satgas Tambang Ilegal, Ingat Tragedi Tambang Sijuk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: