Belitung Kembali Dipilih Jadi Lokasi Event Internasional, Agenda HLTF-ACV ke-7 2023

Belitung Kembali Dipilih Jadi Lokasi Event Internasional, Agenda HLTF-ACV ke-7 2023

Penjabat (Pj) Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin-Ist-

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung (Babel), kembali dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan High Level Task Force on ASEAN Community Post-2025 Vision (HLTF-ACV) ke-7 tahun 2023.

Agenda event internasional ke-7 yang dimotori oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI ini direncanakan berlangsung di Belitung pada 19-20 Maret 2023 mendatang.

Penjabat (Pj) Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin merasa bangga sekaligus mengucapkan terima kasih Belitung dipilih kembali menjadi lokasi penyelenggaraan event internasional HLTF-ACV ke-7. Rencananya kegiatan ini melibatkan 22 pejabat senior ASEAN, duta besar beserta pendamping.

“Terima kasih, nanti kita kerja sama. Kami berupaya agar setiap penyelenggaraan event baik nasional maupun internasional dapat berjalan dan memberi kesan yang baik bagi setiap delegasi yang nantinya hadir,” kata Ridwan Djamaluddin saat Rapat Persiapan Penyelenggaraan HLTF-ACV ke-7 di Belitung secara virtual, Selasa (7/3/2023).

BACA JUGA:Agenda Internasional, Belitung Tuan Rumah High Level Task Force On Asean Economic Integrated

Terkait pelaksanaan meeting dikatakan Pj Gubernur Ridwan perlu dilakukan rapat teknis lebih mendetail agar dalam rundown acara dapat diisi dengan side event yang tepat.

“Perlu kolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder. Untuk itu, secepatnya kita buat rapat lanjutan agar pelaksanaan event ini nantinya sukses,” ujar Ridwan Djamaluddin.

Sementara, Triansyah Djani Duta Besar RI mengatakan suksesnya penyelenggaraan G20 di Pulau Belitung beberapa waktu lalu menjadi momentum untuk keberlanjutan penyelenggaraan event selanjutnya.

“Penyelenggaaan HLTF-ACV ke-7 ini sebagai bentuk janji saya untuk kembali mengadakan event di Babel. Ini juga sebagai upaya untuk mempromosikan Belitung. Dimana tujuan akhirnya yakni ‘Belitung on the map’,” ungkapnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini dikatakannya diupayakan dalam suasana informal mengingat 22 delegasi ini adalah tokoh-tokoh ASEAN yang sudah berpengalaman diantaranya mantan wakil menteri, sehingga diharapkan memberi masukan dalam menyusun visi dan misi ASEAN untuk 20 tahun ke depan.

BACA JUGA:Dampak Pertemuan HLTF-EI, Sanem: Belitung Semakin Dikenal Dunia

“Penyelenggaraan kegiatan ini tidak lama lagi, untuk itu persiapannya pun harus cepat dilakukan. Karena hasil kegiatan ini akan digunakan pada KTT I nanti,” jelas Triansyah Djani.

Poin penting lain dikatakan Triansyah, bahwa delegasi ini dengan sendirinya akan mempromosikan Babel kepada dunia internasional.

“Mereka orang penting, jika acara ini sukses, maka akan terus berlanjut. Mereka bisa bawa turis. Untuk itu, dalam rundown bisa diisi dengan side event yang menggambarkan history Belitung sebagai salah satu Jalur Perdagangan Laut pada masa Dinasti Ming,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: babelprov.go.id