Susul Bharada E, Ferdy Sambo Ditangkap dan Ditahan? Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Susul Bharada E, Ferdy Sambo Ditangkap dan Ditahan? Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022).--Jawapos.com

BELITONGEKSPRES.CO.ID, JAKARTA - Susul Bharada E, Irjen Pol Ferdy Sambo dikabarkan sudah jadi tersangka dan ditangkap. Bahkan sudah ditahan.

Mantan Kadiv Propam Polri itu ditangkap diduga terlibat kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Tak hanya itu, Irjen Ferdy Sambo dikabarkan telah dibawa ke  Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat untuk ditahan selama 20 hari ke depan.

“Untuk pastinya menunggu rilis Polri saja. Tapi yang jelas, sejak malam ini, mantan Kadiv Propam diamankan di Rutan Brimob Kelapa Dua,” kata sumber JawaPos.com di internal Polri, Sabtu (6/8) malam.

BACA JUGA:Kakak Kandung Sempat Tak Percaya Bustami Tewas Dibunuh, dari Belitung Pamit ke Purworejo

Menurut sumber tersebut, Irjen Ferdy Sambo diduga telah melakukan pelanggaran kode etik dalam penanganan perkara pembunuhan Brigadir J.

“Dia diduga kuat melakukan pelanggaran kode etik. Bertindak tak profesional dalam kaitan dengan perusakan TKP dan barang bukti,” ucap sumber tersebut menyebutkan.

JawaPos.com telah berusaha meminta konfirmasi kepada Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo terkait penangkapan ini. Namun, sampai berita diterbitkan yang bersangkutan tidak memberikan respon.

Lantas, JawaPos.com juga menghubungi pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Patra M Zen selaku pengacara istri Ferdy Sambo.

BACA JUGA:Sambut Peserta KTT G20, Yoga Nursiwan: Pengembangan Geosite di Pulau Belitung Prioritas Utama

Akan tetapi, tapi saat menanyakan apakah sudah mendengar terkait penangkapan ini, keduanya belum ada yang memberikan respon.

Kabar lain penangkapan Ferdy semakin diperkuat setelah kedatangan pasukan Brimob ke Bareskrim Polri diiring beberapa kendaraan taktis.

Pasukan Brimob datang lengkap dengan seragam loreng dan menenteng senjata laras panjang, serta ransel besar dan helm atau pelindung kepala.

Kedatangan pasukan Brimob ke Bareskrim Polri juga terlihat di gedung Awaloeddin Djamin dan mereka pun masuk ke dalam lift.

Sumber: