Aksi Guru SD Tanjungpandan Hajar Murid Viral, Kepala sekolah dan Dindikbud Belitung Bungkam

Aksi Guru SD Tanjungpandan Hajar Murid Viral, Kepala sekolah dan Dindikbud Belitung Bungkam

Tangkapan layar video guru SD Tanjungpandan yang menghajar murid di depan ruang kelas--

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN - Aksi seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpandan, yang hajar murid viral dan bikin geger masyarakat Belitung. 

Pasalnya, video tindak kekerasan guru SD yang menampar murid sembari berkata kasar menyebar luas di media sosial facebook dan wa grup. 

Dalam video berdurasi 10 detik itu, tampak guru SD melayangkan tamparan keras kepada seorang murid yang sedang duduk di kursi depan ruang kelas.  

Murid laki-laki yang mengenakan baju kaos merah dan dikelilingi siswa-siswi lainnya hanya bisa diam meringis kesakitan.

Dari informasi yang dihimpun, aksi tindak kekerasan dilakukan guru olahraga di SD Negeri 33 Tanjungpandan. Kejadiannya pada hari Jumat (12/8) lalu.

BACA JUGA:Kasus Pelecehan Seksual di Magelang, Komjen Agus: yang Tahu Allah, Brigadir J dan Bu PC

Kabar terakhir yang didapat Belitong Ekspres, tindak kekerasan oleh guru SD berinisial FM terhadap murid FNI, sudah berakhir dengan kata maaf dan damai.

Kedua belah pihak sudah membuat surat pernyataan surat kesepakatan damai dan tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke jalur hukum.

Guru SD yang bersangkutan mengaku salah. FM meminta maaf atas keselahannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. 

Kemudian Belitong Ekspres berusaha mendatangi SD Negeri 33 yang ada di Kawasan Air Kelubi, Desa Aik Rayak Tanjungpandan.

BACA JUGA:Belum Selesai Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kini Ferdy Sambo Dilaporkan Suap LPSK

Namun pada saat itu, tampak kondisi sekolah sudah sepi. Siswa dan para guru sudah meninggalkan sekolahan.

Saat diminta tanggapan kepala SD Negeri 33 Tanjungpandan Gusrina Sariwati terkesan bungkam dan enggan untuk berkomentar menanggapi peristiwa tersebut.

Beberapa kali nomor handphonenya dihubungi Belitong Ekspres, namun tidak ada jawaban dan respon dari kepala sekolah yang bersangkutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: