6 Kesenian dan Produk Tradisional Belitung Dapat WBTb & HAKI 2022

6 Kesenian dan Produk Tradisional Belitung Dapat WBTb & HAKI 2022

Pementasan seni musik Belitung Keroncong Stambul Fajar-- (belitungisland.com)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Sebanyak 6 kesenian dan produk tradisional Belitung mendapatkan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Tahun 2022.

Adapun WBTb Tahun 2022 kepada Keroncong Stambul Fajar, Dul Mulok Belitong, Beripat Beregong Datuk Mayang Gersik dan Belacan Sijuk. Untuk HAKI diberikan kepada Campak Darat Kamboja Besaut dan Dul Mulok Tiang Balai Kembiri.

"Saat ini produk itu telah memiliki WBTb dan HAKI di Tahun 2022," kata Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Belitung Julias kepada Belitong Ekspres, Senin (6/2).

Menurut Julias, saat ini masih banyak kesenian atau produk tradisional Belitung yang perlu didaftarkan untuk mendapatkan WBTb maupun HAKI. Akan tetapi kendalanya sering terjadi kesamaan dengan Belitung Timur (Beltim).

BACA JUGA:Indahnya Danau Pading, Salah Satu Destinasi Wisata Favorit di Bangka Tengah

BACA JUGA:DPUPR Akan Bangun JPO Pertama di Belitung, Sebagai Ikon Wisata

"Jadi kebanyakan sama, jadi kadang kita usulkan, ternyata Kabupaten Beltim sudah mengusulkan juga," beber Julias.

Maka dari itu, Dindikbud Kabupaten Belitung juga akan berkoordinasi dengan Beltim, sehingga biar tidak sama dalam pengusulan tersebut.

Sebab, proses itu cukup panjang dalam meraih WBTb maupun HAKI. Tentunya harus ada tim yang melakukan hal itu. "Kita harus siap dengan data kajian dan video lalu dikirim," sebut  Julias.

Oleh karenanya, mereka juga sedang mendata semua kesenian atau produk tradisional Belitung yang akan didaftarkan.

BACA JUGA:Kabar Miring Lelang Jabatan Pemprov Babel Disusupi 'Calon Jadi', Pj Gubernur Geram

BACA JUGA:Tegas! KUB Nelayan Beltim Tetap Tolak Tambang Timah di Bibir Pantai Lalang, Ini Peran CV Aldo

"Saat ini proses pendataan mana yang layak dan siap diajukan, baru kita ajukan. Jadi kita lihat dulu mana yang siap, baik data, kajian dan segalanya, baru kita ajukan," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: