Mengenal Lebih Dekat Kota Miami yang Akan Ditinggali Lionel Messi

Mengenal Lebih Dekat Kota Miami yang Akan Ditinggali Lionel Messi

Klub Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi.--TWITTER.COM/FABRIZIOROMANO

BELITONGEKSPRESS.CO.ID - Kepindahan sang mega bintang sepak bola Lionel Messi ke klub Major League Soccer (MLS) Inter Miami membuat popularitas kota tersebut semakin meningkat.

Dilansir dari berbagai sumber, ada alasan kepindahan Lionel Messi ke klub David Beckham tersebut. Alasannya lantaran kota Miami yang sangat indah ditambah mayoritas penduduk di sana fasih menggunakan bahasa spanyol.

Pihak klub Inter Miami sendiri diketahui saat ini sedang proses penyelesaian kontrak secara formal dengan bintang sepakbola yang telah meraih 7 Ballon D'or tersebut.

Messi dikabarkan ingin merasakan atmosfir sepak bola yang berbeda di Inter Miami termasuk kehidupannya di sana yang dikenal ramah terhadap pendatang.

Miami adalah sebuah kota di bagian selatan negara bagian Florida, Amerika Serikat dan merupakan markas klub Inter Miami yang akan diperkuat Lionel Messi.

Pada tahun 2021, kota Miami ini memiliki jumlah penduduk sebesar 439.890 jiwa dan memiliki luas wilayah 143,1 km.

BACA JUGA:Kandaskan Inter Milan di Final UCL, Manchester City Sukses Raih Treble Winner Musim Ini

BACA JUGA:Apakah Lionel Messi Ikut Skuad Tim Tanggo Saat Bertandang ke Indonesia? Berikut Formasinya

Lebih lanjut, Miami sendiri merupakan salah satu kota di Amerika Serikat yang banyak memiliki penduduk berbudaya latin. 

Warga latin tersebut merupakan imigran dari Kuba yang melarikan diri ke Amerika Serikat ketika jatuhnya Kuba ke tangan komunis.

Ratusan ribu imigran Kuba tersebut berdatangan ke Kota Miami pada tahun 1959, pasca tokoh Komunis Kuba, Fidel Castro merebut kekuasaan Kuba dari tangan Fulgencio Batista. Peristiwa tersebut sampai hari ini dikenal dengan nama Revolusi Kuba.

Ketika Kuba jatuh ke tangan Fidel Castro, Amerika Serikat yang saat itu dipimpin oleh Presiden Kennedy diam-diam membantu orang-orang Kuba untuk menjatuhkan rezim Fidel Castro pada tahun 1961. 

Peristiwa guna menjatuhkan kekuasaan Fidel Castro tersebut dikenal dengan nama invasi Teluk Babi.

BACA JUGA:10 Pesohor di Indonesia yang Punya Pesawat Jet Pribadi, dari Politikus hingga Public Figur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: